Buku Ajaib Buat Mujahid Yang Merindukan Syahid[bag 2]

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram

JALAN INI PENUH DENGAN MARABAHAYA

Sesungguhnya jihad Afghan meskipun apa yang telah terjadi di dunia ini merupakan sesuatu yang asing, sebuah keanehan dan diluar nalar akal, namun jalan ini penuh dengan bahaya yang selalu mengancam. Di antara hal yang menjadi ancaman jihad, meskipun kemenangan terus saja diraih adalah sebagai berikut:

Persekutuan Negara dunia untuk menyelesaikan persoalan Afghan dengan damai. Negara barat memang selamanya tidak ridha Negara islam ini tegak sebagai buah jihad yang mulia. Keberadaan Rusia selama satu abad masih dianggap ringan daripada tegaknya Negara islam selama satu tahun. Oleh sebab itu Amerika dan Rusia bersepakat untuk menarik mundur pasukan. Akan tetapi yang berbahaya di sini adalah penggantinya. Pengganti yang disepakati oleh negara-negara besar adalah Raja Muhammad Zhahir Syah. Akan tetapi di sana terdapat banyak kejanggalan-kejanggalan pasca kembalinya raja Zhahir Syah. Persoalan yang paling pokok lagi adalah pertentangan Syekh Sayyaf, Hikmatiar dan majlis syura yang beranggotakan 60 orang. Perbedaan ini pun tidak mendapatkan titik temu, padahal keduanya memimpin kekuatan yang besar dan tidak bisa diremehkan. Maka sekarang musuh-musuh Allah swt. sedang berfikir mencari berbagai macam cara yang dapat mereka lakukan, meskipun urusan itu bukan tanggungjawab mereka lagi. Karena sampai sekarang Afghanistan berada di tangan mujahidin dan 90% wilayahnya telah dikuasai. Akan tetapi sekali lagi bahwa musuh-musuh Allah swt. selalu menunggu akhir perjalanan orang-orang yang jujur itu seiring dengan perjalanan waktu. Selama memungkinkan mereka untuk mendidik komandan baru dengan kriteria mereka atau mengembalikan Raja sebagai penguasa yang sedang hidup di ambang kematian, mereka akan lakukan.

Sebenarnya telah banyak solusi yang ditawarkan oleh Rusia untuk mendatangkan kekuatan yang akan menyelesaikan pertikaian Rusia dan Mujahidin yang semuanya dimentahkan. Rusia pernah mengusulkan satu Negara yang berada di dalam kekuasaannya untuk mendatangkan pasukan perdamaian. Dan negara Suria adalah salah satu negara yang mencalonkan diri untuk melaksanakan misih ini.

Dewan fatwa dari majlis syura organisasi persatuan islam mujahidin Afghanistan mengeluarkan pernyataan tentang persoalan ini, di antaranya persoalan kembalinya raja, dan saya melihat lembaran-lemabaran fatwa itu tidak didapati satupun yang menyetujui raja Zhahir Syah kembali.

Dan raja sendiri masih bersikeras untuk kembali ke Afghanistan sedangkan para koleganya masih tetap berada di Jerman bergerak dengan semangat luar biasa. Sedangkan menantunya (Hamayun) masih terus bergerak melancong di antara negara Eropa dan Pakistan mempersiapkan undang-undang dasar untuk sebuah negara yang akan muncul seperti yang dia impikan. Akan tetapi tiga orang yang bersekutu (Jailani, Mujaddidi dan Muhammad nabi) telah mengambil sumpah setia kepada raja dan peristiwa itu ditayangkan di layat TV Pakistan.

Setelah itu banyak orang yang mencela Muhammad Nabi beserta sekutunya yang telah menjalin hubungan dengan raja dan sumpah setia yang dia ucapkan kepadanya. Muhammad Nabi berkata: Kami melihat bahwa negara barat yang dipimpin oleh Amerika menyepakati raja, maka kami mengatakan, kami akan mendahulinya untuk mengambil sumpah setia kepadanya kemudian kami pergi ke departemen luar negeri Prancis, ternyata diapun senang. Kemudian kami pergi ke departemen luar negeri inggris, ternyata juga kami dapat membuat mereka lapang dada. Kemudian kami pergi ke departemen luar negeri Amerika, mereka juga sangat gembira sekali !!

Selain itu berbagai usaha juga telah dilakukan oleh musuh untuk bisa menyingkirkan komandan jihad yang memiliki kejujuran. Demikian juga para pemimpin yang berada di Pesyawar yang selalu ingin memenuhi keinginan hawa nafsunya sendiri. Mereka adalah orang-orang yang yang saya sebut sebagai para pedagang darah. Benar apa yang disabdakan oleh nabi saw. yang diriwayatkan oleh Muslim dari Saad ra.

???????? ??????? ???????? ? ????????????? ???????????? ???????????? ?????????? ???????? ??????? ???? ???? ???????? ????????? ??????????? ????????????????? ???????????? ???? ???? ???????? ????????? ??????????? ????????????????? ???????????? ???? ??? ???????? ?????????? ?????????? ???????????????

“Saya berdoa kepada rabb-ku tiga perkara, maka Dia mengabulkan dua hal dan tidak mengabulkan satuhal. Saya berdoa agar Allah swt. tidak membinasakan umatku dengan kemarau yang berkepanjangan, maka Allah swt. mengkabulkanku. Saya berdoa agar umatku tidak dibinasakan dengan bencana alam, maka Allah swt. mengabulkanku. Dan saya berdoa agar tidak menjadikan permusuhan di antara umatku ini terjadi, namun Dia tidak mengkabulkanku.” (HR. Muslim, Ahmad, Shahih al Jami’ ash Shaghir, al Albani: 3587)

Padahal sebagian di antara mereka telah mengambil perjanjian di dalam Ka’bah yang mulia untuk membela organisasi Al Ittihad, mereka berada di dalam ka’bah kurang lebih selama satu jam, berada di dalam suasana syahdu dan suara tangis yang keras yang diiukuti oleh sekelompok jamaah tawaf di sekitar baitul ‘atiq. Mudah-mudahan mereka tidak menyaksikan lagi pemandangan seperti ini. Banyak manusia telah melupakan dirinya sendiri. Muhammad Matir pun sampai terjatuh karena suara tangis yang menggema.

Kemudian saya saksikan sumpah setia mereka kepada Syekh Sayyaf di dewan majlis syura setelah pemilihan suara yang meraih 42 suara  dari 57 suara anggota majlis syura yang hadir. Orang yang pertama kali mengucapkan sumpahnya kepada syekh Sayyaf adalah orang yang telah bersumpah di dalam ka’bah. Kemudian apa yang dilakukan setelah itu ? laki-laki itu tidak memenuhi sumpah setianya satu bulan kemudian…… justru dia sekarang telah mengarahkan lisan dan pedangnya menyerang organisasi al ittihad dan kepada pemimpinnya, Syekh Sayyaf. Tuduhan-tuduhan itu termuat di dalam media cetak, majalah dan media elektronik dengan menanamkan permusuhan kepada islam dan para pemimpinnya. Hampir setiap hari muncul tuduhan baru kepada oraganisasi al ittihad, seperti tuduhan mengambil harta (korupsi), melakukan ghulul dan pembunuh jihad…. Selanjutnya Abdul Haq –saudara kandung Muhammad Nabi– dikirim  ke London untuk melakukan siaran di sebuah radio BBC setiap malam dengan melontarkan tuduhan-tuduhan kepada organisasi al Ittihad danpara pemimpinnya.

Strategi baru mulai dilakukan oleh Rusia –apalagi setelah datangnya Syerninko  ????????, yaitu orang yang telah melakukan pembantaian masal dengan menggunakan 1000 kendaraan kendaraan perang yang terdiri dari tenk, mobil panser beserta kendaran lapis baja.

Tentara Rusia menyerbu beberapa kota dengan kekuatan yang sangat besar, seperti, Kohestan

, Samanghon, balakh, Kandahar, Ghazni,  Falul, Khanabad-  ???? ???,  Medan, Ourgun, Ozben, Tekab, Najrab, Herat, Bages

Akan tetapi mayoritas operasi itu menuai kerugian yang cukup besar meskipun menyisakan beberapa desa menjadi tempat pembantaian masal. Dan sekarang Rusia masuk dengan kekuatan baru yang diperkirakan jumlah mereka di Afghanistan 200-250 ribu tentara.

SEBERKAS HARAPAN YANG TERSISA

Menghadapi ancaman yang bertubi-tubi dan muncul dari segala arah, masih ada harapan yang tersisa, yaitu factor-faktor yang membangkitkan semangat meraih harapan di dalam jiwa:

  1. Tabiat orang-orang Afghan yang sangat unik dan pantang menyerah, merasa terhormat dan cintanya untuk jihad. Umar Hanif pernah berkata kepada saya: Kami adalah satu bangsa, jihad bagi kami adalah sebuah kebutuhan primer seperti kebutuhan air bagi seekor ikan. Dr. Abdul Qodir menceritakan kepadaku, saya pernah menyaksikan sebuah perdebatan yang seru dan keras terjadi antara seorang mujahid dan seorang dokter yang memotong salah satu dari kakinya karena membeku oleh salju. Mujahid itu berkata kepada dokter: kembalikan kakiku seperti semula, karena kamu telah menghalangiku untuk berjihad di Afghanistan setelah hari ini. Dan pada hari yang sama saya juga mendapatkan cerita seperti yang dialami olah sang dokter. Saya juga masih ingat ucapan beliau: Sesungguhnya berdiam diri di Pesyawar adalah perbuatan dosa.
  2. Kemenangan demi kemenangan yang diraih dan ditambah lagi penaklukan-penaklukan yang dilakukan oleh bangsa yang sabar semakin hari semakin meningkat. Beberapa pengamat mengatakan: Sesungguhnya kemenangan yang diraih di dalam pertempuran yang sangat sengit yang dihadapi telah mencapai jumlah tidak terhitung pada tahun 1983 M ditambah lagi kemenangan pada tahun 1984 M.
  3. Di sana ada pembelaan dari Allah swt. dan bukti-bukti rabbani yang saya riwayatkan dengan mendengar secara langsung dari mulut orang-orang yang terpercaya. Syekh Jalaluddin Haqqoni menceritakan kepadaku, beliau berkata: kira-kira sejak 7 bulan, yaitu Bulan Syawal tahun 1403 H sampai Jumadil Awwal 1404 H, pesawat-pesawat tempur menyerbu kami setiap hari dua sampai lima kali. Dan demi Allah, tidak ada seorang pun mujahid menjadi korban baik di wilayah yang kami duduki atau di wilayah Arsalan, karena kami selalu berdoa,

?????????? ?????? ??????? ???????? ?????????? ????????? ??????????? ??????? ?????????????

“Ya Allah, Sesungguhnya kami mengadukan kekuatan kami kepada-Mu dan lemahnya kemampuan kami menghadapi pesawat-pesawat itu.” Maka Allah swt. pun memberikan perlindungan-Nya.

Maulawi Halim, komandan Jihad di Medan, beliau berkata: saya tidak melihat pesawat-pesawat yang menyerbu kami meskipun sekali melainkan saya melihat di bawah pesawat itu ada burung yang menyertai. Ketika itu saya berkata kepada para mujahidin, telah datang pertolongan Allah swt. Suatu ketika ada pesawat tempur jenis ZH1 yang siap menyerbu, lalu saya berdoa kepada Allah swt. maka Allah swt. mengirimkan awan yang menutupi kami dari dari bahaya pesawat-pesawat tempur. Beliau berkata: ada 600 tenk yang menyerbu kami, pdahal saat itu kami tidak memiliki senjata kecuali 14 granat, tongkat dan pedang. Dan tiba-tiba Allah swt. menghancurkan mereka.

  1. Tentara Rusia di sana hidup dengan penuh keluh kesah. Suasana takut selalu mengacaukan pikiran mereka dan menggoncangkan jantungnya. Rasa takut, resah dan bahaya yang selalu mengancam telah mencabik-cabik persatuan mereka. Salah seorang pemuda Arab bernama Abu Ubaidah menceritakan kepadaku, dia mengatakan: kami pernah mendatangi parit-parit mereka, kami menemui mereka sedang menangis ketakutan, padahal di samping mereka terdapat senjata yang telah terisi oleh peluru. Kemudian kami dengan mudah menawan mereka.

Berapa banyak dari mereka yang lari ketika mereka mendengar kalimat Allahu Akbar. Muhammad Dawud Ghairat, dia adalah komandan jihad di Wardak, dia menceritakan kepadaku, kami pernah dikepung oleh tenk-tenk dari segala arah sampai dari udara kamipun dikepung dengan pesawat-pesawat tempur. Saat itu kami bersama sekelompok besar, namun saat itu kekuatan musuh lebih besar dari kami. Mereka berjumlah lebih dari 10.000 bersama ratusan tenk. Mayoritas kami lebih memilih mundur dan hanya tersisa 20 mujahidin yang memilih mati. 11 mujahid kemudian gugur sebagai syahid dan tersisa 9 mujahid dengan kondisi terluka setelah menahan lapar selama dua hari di bulan Ramadhan. Kemudian beberapa tenk mendekati kami untuk menagkap kami hidup-hidup, maka kami sepontan berteriak mengucapkan satu kalimat, Allahu Akbar, sehingga seakan-akan seluruh kota bertakbir. Tiba-tiba tenk-tenk itu mundur dan lari tunggang-langgang mendengar kalimat Allahu Akbar.

  1. Faktor lain adalah tabiat bangsa Afghanistan yang keras yang telah Allah swt. tanamkan ke dalam hati mereka. Tabiat itu membantu mereka tetap teguh di atas jalan jihad yang penuh dengan kesulitan dan kepayahan.
  2. Faktor lain lagi adalah Allah swt. menjadikan bangsa ini terletak di garis geografis yang strategis. Di wilayah perbatasan terdapat wilayah yang sangat luas tak bertuan. Dari arah Pakistan ada pemukiman beberapa kabilah yang tidak masuk ke dalam institusi Negara manapun. Wilayah tersebut terbentang sepanjang 2.252 Km dan dari arah Iran terbentang lebih dari 1000 Km.
  3. Bahwasannya kekuatan mujahidin telah menguasai banyak wilayah yang sebelumnya dikuasai musuh. Mujahidin telah mengembangkan lembaga-lembaga pendidikan dan pengadilan syariah yang bertugas mengadili perkara-perkara hudud. Di ibukota Medan terdapat 8.000 mahasiswa yang tersebar di beberapa lembaga pendidikan yang dikelola oleh para mujahidin. Demikian pula di seluruh wilayah kekuasaan, kamu dapat menemui sekolah-sekolah dan departemen pengadilan di sana. Bahkan Rusia mengakui kondisi mujahidin yang demikian. Ada empat ulama menceritakan kepadaku, mereka adalah Sirajuddin, Muhammad Gharib, Abdul ‘Ali dan Ubaidillah, mereka berkata: Sesungguhnya Rusia pernah mengirim muatan logistic. Mereka menyewa seorang sopir, kemudian konfoi itu bertemu dengan mujahidin dan semua muatan diambil oleh mujahidin dan kemudian seorang komandan memberikan tanda terima. Maka dengan terpaksa orang Rusia harus membayar sewa sopir setelah mereka yakin telah menerima tanda serah terima barang. Memang harus diakui bahwa ini adalah sisi positif dan negative di dalam jihad Afghanistan. Namun semuanya ada di tangan Allah swt. tidak ada yang dapat membantah perintah-Nya dan tidak ada yang dapat mengganti hukum-Nya. Di tangan-Nya-lah segala kerajaan dan hanya kepada-Nya-lah segala urusan akan kembali.

?????? ?????? ????????????? ??????????? ?????????? ???????? ????????? ??????? ??????????? ??????????? ???????? ???????????? ????????? ?????? ???????????

Dan kepunyaan Allah-lah apa yang ghaib di langit dan di bumi dan kepada-Nya-lah dikembalikan urusan-urusan semuanya, maka sembahlah Dia, dan bertawakkallah kepada-Nya. Dan sekali-kali Rabbmu tidak lalai dari apa yang kamu kerjakan.” QS. Huud: 123

Akankah angan-angan kaum muslimin untuk meraih kemenangan jihad Afghanistan dan tegaknya masyarakat islam akan terwujud ? itu adalah urusan Dzat yang Maha Mengetahui hal Ghaib, yang Maha Mulia lagi Maha Pengampun.

Kaum muslimin Mosko tengah berada di bawah kekuasaan Tartar dan Rusia, sebagaimana yang disifati oleh al Mas’udi dan Ibnu Bathuthah sebagai umat yang senang mencela, berambut blonde, bermata biru dan bermuka buruk dan para penghianat. Kemudian Rusia menguasai Turkistan sejak masa Ifan ke-4 yang kejam pada tahun 960 H / 1552 M. Luas keseluruhan wilayah Turkistan adalah 4.000.000 Km2. Kemudian Siberia Barat jatuh ke tangan Ifan dengan bantuan al Baba. Perlakuan mereka terhadap kaum muslimin sangat kejam dan masjid-masjid pun tidak luput dihancurka. Peristiwa itu berlanjut sejak masa pemerintahan Ifan ke-4 dan masa kekuasaan keluarga Romanov yang berkuasa sejak 1613 M-1917 M. Kemudian kebiadapan itu bertambah kejam setelah peristiwa revolusi merah hingga hari ini. Apa yang terjadi di Afghanistan sekarang adalah gambaran dari kekejaman dan kebiadapan yang terjadi pada waktu yang lalu. Dan selama dua abad yang silam revolusi komunis telah menelan korban lebih dari 100.000.000 jiwa. (Lihat buku “al muslimun fi al ittihad as sofieti” yang ditulis oleh Muhammad Ali Al Baris: 10-12 yang dinukil dari buku “al Muslimun al Mansiyyun fi al ittihad as sofieti” dan buku “al Ittihad as Suvieti wa al ‘Alam al Islami”)

Apakah masa itu ingin berulang kembali ? dan menimpa kembali untuk kedua kalinya seperti kondisi yang terjadi pada hari Mosko mempertahankan kepulauan kaum muslimin ? Sesungguhnya mereka memandangnya sangat jauh dan tidaklah hal itu bagi Allah swt. melainkan sangat mudah.

Orang-orang komunis telah membagi Turkistan Barat menjadi lima Negara:

  1. Kazakstan
  2. Turkemenistan
  3. Tajikistan
  4. Uzbekistan
  5. Qorgizia

Tiga dari kelima Negara itu menjadi milik Afghanistan, Tajikistan, Uzbekistan dan Turkemenistan. Dan dua Negara lainnya jaraknya sangat dekat.

Oleh karena itulah Rusia sangat takut dan khawatir ruh jihad ini bersemi kembali di dalam jiwa nak-anak kaum muslimin di Negara-negara ini. Saya mendengar bahwa sebagian anak-anak di Negara ini pada awal pertama kali terjadi infasi militer Rusia ke Afghanistan telah menganti kitab suci mereka dengan senjata untuk membela bangsa Afghanistan.

ANTARA KARAMAH DAN MU’JIZAT

  1. Karamah dan mukjizat, keduanya adalah peristiwa di luar kemampuan biasa
  2. Kadang-kadang peristiwa yang di luar kebiasaan itu terjadi pada tangan nabi saw. Dan kadang-kadang terjadi pada para wali yang shaleh. Dan kadang-kadang pula terjadi pada orang-orang kafir dan berbuat maksiat.

Apabila peristiwa tersebut terjadi pada nabi saw. Dan wali maka itu disebut mukjizat (nabi) dan karomah (wali). Apabila peristiwa itu terjadi pada orang-orang zhalim dan kafir maka itu adalah tindakan Syetan dan konco-konconya. Ibnu Timiyah berkata: Sesungguhnya saya benar-benar mengetahui orang yang diajak berbicara oleh tumbuh-tumbuhan dan burung bercerita –padahal dia adalah pelaku kejahatan–, maka di sini syetanlah yang telah masuk ke dalam tumbuhan tersebut dan berbicara untuk membuat kerancuan kepada manusia tentang hakekat agamanaya.” (Majmuk Fatawa: 11/300)

  1. Mukjizat saja boleh terjadi kepada Nabi saw., maka karomah pun boleh terjadi kepada para wali. Imam An Nawawi berkata di dalam syarh hadits Juraij Ar Rahib: menetapkan karomah untuk para wali adalah sikap menyelisihi firqoh al muktazilah, di antar pendapat mereka, “karomah-karomah itu terjadi dengan kehendak dan permintaan mereka. Demikianlah pendapat yang benar menurut sahabat-sahabat kami orang-orang ahli kalam sebagai guru aqidah.” Mereka juga mengatakan, “Sesungguhnya karomah-karomah yang terjadi pada diri para wali terjadi karena kehendak dan permintaan mereka. Dan karomah-karomah itu kadang-kadang terjadi berupa peristiwa di luar kebiasaan manusia dengan segala macam bentuknya” dan sebagian mereka lagi mengingkari pendapat itu dan mengatakan, bahwa karomah itu dikususkan hanya seperti dikabulkannya doa dan semisalnya. Inilah pendapat orang-orang yang menyimpang dan ingkar. Imam An Nawawi berkata: akan tetapi yang benar adalah: karomah itu muncul dengan kewibwaan hati dan hadirnya sesuatu dari yang sebelumnya tidak ada dan semisalnya. (Syarhu an Nawawi ‘ala muslim: 16/108)
  2. Sesungguhnya karomah itu bukan menunjukkan bahwa pelakunya adalah lebih baik daripada orang lain. Akan tetapi kadang-kadang karomah itu akan mengurangi nilai seseorang di sisi Allah swt. dikarenakan ia bersikap sesumbar dan muncul di dalam hatinya rasa ujub. Oleh karena itu banyak orang-orang shaleh minta ampunan tatkala menemui sebuah karomah sebagaimana seseorang meminta ampun karena dosa. (Majmuk Fatawa:11/300).
  3. Sesungguhnya karomah itu Allah swt. jadikan sebagai jalan keluar bagi para wali-Nya dari kesulitan. (Syarhu muslim li An Nawawi:16/108), atau sebagai bukti atas kebenaran agama Allah swt. yang ditampakkan di hadapan musuh-mush-Nya.
  4. Wali-wali Allah swt. adalah orang-orang yang beriman dan bertaqwa, sama saja, mereka pernah mendapatkan karomah ataupun tidak.
  5. Sesungguhnya agama itu terdiri atas ilmu dan amal. Itulah yang menjadi pertimbangan yang akan membedakan wali-wali ar Rahman dan wali-wali syetan. Barang siapa yang mengikuti kitab dan sunnah, maka peristiwa di luar kebiasaan yang terjadi pada dirinya adalah disebut karomah. Dan barang siapa yang membangkang kepada Allah swt. dan rasul-Nya, maka peristiwa di luar kebiasaan itu adalah dari syetan.

Abu Yazid al Basthami di dalam Majmuk Fatawa:11/466-467, beliau berkata: Apabila kalian melihat seorang laki-laki bisa terbang di udara dan bisa berjalan di atas air maka janganlah kalian terpedaya olehnya, sampai kalian menengok kepada aspek bagaimana dia melaksanakan perintah dan larangan.

Yunus Abdul A’la di dalam Majmuk fatawa: 11/466-467, dia berkata: Saya pernah bertanya kepada imam Syafi’i, apakah kamu mengetahui apa yang dikatakan oleh teman kita al Laits bin Saad ? seandainya kamu melihat pelaku maksiat (mengikuti hawa nafsu) bisa berjalan di atas air maka janganlah kamu terpedaya olehnya. Imam Syafi’i menjawab: perkataan al Laits itu kurang, mestinya ditambahkan kalimat, dan apabila kamu melihat seseorang yang mengikuti hawa nafsunya bisa terbang di udara maka janganlah kami terpedaya olehnya.”

Al Junaid berkata di dalam “Majmuk Fatawa: 11/585”: Kami mengetahui bahwa hal itu harus terikat oleh kitab dan sunnah, barang siapa yang belum bisa membaca al Qur’an dan belum menulis hadits maka tidak sah baginya berbicara tentang ilmu ini.

Banyak sekali karomah-karomah yang terjadi pada saat ini yang pernah terjadi pada masa sahabat. Karomah-karomah itu berguna untuk mengokohkan keimanan seseorang dan menyambung hubungannya dengan rabb mereka, akan tetapi tidaklah karomah yang terjadi pada seseorang pada saat ini, melainkan karomah yang menimpa orang-orang terdahulu itu lebih tinggi kedudukannya.

Imam Ahmad pernah ditanya, kenapa karomah-karomah yang terjadi pada diri para sahabat tidak terjadi lagi pada diri orang-orang setelah mereka ? beliau menjawab: karena keimanan mereka sangat kuat. (Hadaiq, al Anwar wa mathali’u al Asrar fi sirati an nabiyyi al mukhtar, Ibnu ad Dabi’:1/185)

Peristiwa di luar kebiasaan yang terjadi pada diri umat Muhammd saw. yang mengikuti beliau secara batin dan zhahir amalnya adalah sebagai hujjah atau menjadi sesuatu yang dibutuhkan. Karomah itu hujjah bagi tegaknya agama Allah. Dan kebutuhan itu pasti berupa kemenangan dan rizki yang dengannya agama Allah swt. tegak.

Oleh sebab itu ketika masa sahabat berkat ilmu dan pengamalan terhadap agama mereka, mereka tidak butuh kepada karomah-karomah yang mereka lihat pada masa ketika rasulullah dan ketika mereka mendapatkan ilmu dari beliau, maka orang-orang yang lebih jauh masanya dari mereka –meskipun jalan yang dia tempuh benar–mereka membutuhkan ilmu dan pengamalan agamanya. Maka karomah-karomah itu kadang-kadang juga muncul dan terjadi pada diri seseorang dalam beberapa waktu tertentu (di masa manusia telah jauh dari agamanya) yang tidak tampak pada diri mereka dan juga selain mereka berupa tanda-tanda kenabian dan kebenaran dakwah. (Majmuk Fatawa: 11/335)

Oleh karena itu apabila kita katakan bahwa karomah yang turun kepada orang-orang Afghanistan di dalam jihad mereka lebih banyak daripada tanda-tanda dan karomah yang turun pada diri para sahabat dan tabiin, maka perkataan ini tidak ada yang menyelisihi dengan apa yang dikatakan oleh generasi salafus shaleh ra.

  1. Karomah yang turun kepada orang yang bukan ulama lebih banyak daripada karomah yang turun kepada para ulama. Imam an Nawawi pernah ditanya tentang hal itu, maka beliau menjawab: hal itu karena tingginya nilai keikhlasan dalam berilmu, bukan ibadah. (Hadaiq al Anwar: 1/186)
  2. Tidak ada perbedaan antara karomah dan mukjizat kecuali bahwa mukjizat itu adalah penyebutan bagi nabi. Setiap karomah yang turun kepada wali, maka bagi seorang nabi itu disebut dengan mukjizat untuk menjadi bukti kebenaran orang yang mengikuti dan kebenaran orang yang diikuti.
  3. Tidak mungkin karomah itu akan turun kepada pendusta yang mengaku sebagai nabi. Akan tetapi kadang-kadang ada kerancuan orang memahami antara karomah dan sihir. Sihir juga dapat dikatakan sebagai sesuatu yang diluar kebiasaan manusia. Akan tetapi perbedaan antara karomah dan sihir adalah dengan melihat bahwa wali (yang mendapatkan karomah) karena mengikuti rasulullah saw. dan penyihir menyelisihinya. Maka karomah itu tidak muncul dengan jalan menyelisihi sunnah rasul dan tidak diragukan lagi bahwa hal itu muncul karena istiqomah.

Karomah itu untuk Para Wali dan Mukjizat untuk Nabi saw.

wali-wali Allah swt. adalah orang-orang yang bertaqwa dan mengikuti Nabi Muhammad saw. mereka melakukan apa yang diperintahkan dan meninggalkan apa-apa yang dilarang darinya. Mereka mencontoh apa-apa yang diperintahkan untuk mereka ikuti. Maka mereka mendapatkan keteguhan dengan para malaikat-Nya, ruh dari-Nya dan Allah swt. memancarkan cahaya-Nya ke dalam hati mereka. Mereka memiliki karomah yang dengannya Allah swt. memuliakan para wali-wali pilihan-Nya yang bertaqwa. Karomah mereka adalah sebagai pembela bagi agama atau menjadi sesuatu yang dibutuhkan oleh kaum muslimin, sebagaimana halnya mukjizat nabi mereka saw. (Kitab Ushulu al ‘Aqidah al Islamiyyah, imam Abu Ja’far Ahmad bin Salamah al Azadi ath Thahawi)

Karomah-karomah yang terjadi pada diri para wali Allah swt. adalah turun karena mereka mengikuti rasulullah saw. –dan pada hakekatnya– karomah itu termasuk di antara mukjizat jika terjadi pada diri rasulullah saw.

Contoh-contoh Mukjizat Rasulullah saw.

  1. Bulan terbelah. (HR. Bukhari dan Muslim dari Anas bin Malik)
  2. Pohon kurma yang menangis karena rindu kepada rasulullah saw. (HR. Muslim dari Jabir)
  3. Pada malam isra’ mi’raj beliau mengkabarkan sifat-sifat baitul maqdis. (Shahihain)
  4. Beliau mengkabarkan peristiwa yang telah lalu dan yang akan datang. (HR. Shahihain dari Jabir, dia berkata: Rasulullah saw. bersabda: “Orang-orang Quraisy telah mendustakanku. Saya berdiri di sebuah batu dan Allah swt. menampakkan kepadaku Baitul Maqdis. Saya juga mengkabarkan kepada mereka kebesaran-kebesaran Allah swt. dan saya melihatnya).
  5. Al Qur’an turun kepada rasulullah saw.
  6. Peritiwa makanan dan minuman tidak berkurang sedikitpun

Sebagaimana yang telah terjadi di perang Khandaq, tentara islam makan dari sebuah periuk makanan dan makanan itu tidak berkurang. Dari ummu Sulaim yang diriwayatkan oleh Muslim dari Umar bin Khaththab dia mengkabarkan kepada kami peristiwa yang telah terjadi dan sesuatu yang telah terjadi pada masa lampau.

Ketika perang Tabuk tentara islam mengisi kantong-kantong makanan mereka dari sebuah tempat kecil yang berisi makanan, dan makanan tersebut tidak kunjung habis dan tidak berkurang. Padahal jumlah tentara pada saat itu 30.000 mujahidin.

Mukjizat yang lain adalah ketika peristiwa Hudaibiyah yang berjumlah 1400-1500 plajurit. Air keluar dari jari-jari rasulullah saw. (HR. Bukhari dan Muslim dari Jabir bin Abdullah).

Suatu ketika para sahabat yang berjumlah 130 orang makan dari sepotong daging yang dibagi menjadi dua tempat. Mereka mengambil potongan daging dari dua tempat itu secara bergilir. Sampai seluruh sahabat mengambilnya, daging itu masih tersisa. (HR. Bukhari dan Muslim dari Abdurrahman bin Abi Bakar ash Shiddiq)

  1. Ketika Muhammad bin Maslamah diutus untuk membunuh Kaab bin Al Asyraf. Kemudian dia terluka di bagian kakinya, maka rasulullah saw. mengusap lukanya dan seketika, luka itu sembuh. Namun di dalam riwayat Bukhari, sahabat yang diutus oleh rasulullah adalah Abdullah bin ‘Atiq untuk membunuh Abu Rafi’. Sedangkan Muhammad bin Maslamah dapat dibunuh oleh Kaab, namun Kaab tidak terluka.

Contoh-contoh Karomah Para Sahabat dan Tabi’in

Karomah Usaid bin Hudhair

Dia membaca al Qur’an surat al Kahfi, tiba-tiba muncul bayangan turun dari langit disertai cahaya seperti lilin. Ini adalah malaikat yang turun karena mendengar bacaannya. (Menurut riwayat Bukhari dari Usaid, beliau menyebutkan surat yang dibaca adalah al Baqoroh dan riwayat yang menyebutkan surat al Kahfi dan cahaya yang dilipuiti oleh awan, riwayat ini terdapat di dalam shahihain).

Malaikat mengucapkan kepada Imran bin Husain, salman dan Abu Darda’ pernah makan dari satu piring besar, tiba-tiba piring itu bertasbih, atau dalam riwayat lain menyebutkan makanan di atas piring itu bertasbih.

Karomah Abu Bakar ash Shiddiq

Ada tiga laki-laki datang ke rumah Abu Bakar. Ketiga tamu itu tidak makan sesuap makananpun melainkan makanan di bawahnya semakin bertambah banyak daripada sebelumnya. Abu Bakar dan istrinya sering kali menyaksikan peristiwa seperti itu. Kamudian beliau membawa makanan itu kepada rasulullah saw., tiba-tiba datang sekelompok orang dan mereka dipersilahkan menikmati makanan tersebut sampai mereka kenyang.

Karomah Khabaib bin ‘Adi

Ketika dia menjadi tawanan orang-orang musyrik Makkah, dia disuguhi buah anggur dan beliau memakannya. Padahal di Makkah tidak ada buah anggur. (HR. Bukhari dari Abu Hurairah)

Karomah Amir bin Fuhairah

Ketika Amir bin Fuhairah mati syahid, tentara musuh berusaha mencari mayatnya, namun mereka tidak menemukannya. Ternyata mayat Amir bin Fuhairah diangkat ketika dia terbunuh dan orang yang melihat peristiwa mayat Amir diangkat adalah Amir bin Thufail.

Karomah Ummu Aiman

Diriwayatkan dari Ummu Aiman yang berhijrah tanpa membawa bekal perjalanan meskipun hanya air. Hampir saja dia meninggal karena kehausan, dan saat itu dia dalam kondisi berpuasa. Ketika datang waktu berbuka dia merasakan sesuatu yang bergerak di atas kepalanya, maka dia mengangkat kepalanya, ternyata ia melihat sebuah ember tergantung. Dia meraih benda tersebut dan memimum airnya hingga hilang rasa dahaga. Setelah itu dia tidak pernah kehausan sampai meninggal.

Karomah Safinah, budak Rasulullah saw.

Safinah, budak rasulullah saw., dia pernah dihadang oleh seekor singa yang hendak menerkamnya. Kemudian dia berkata kepada singa itu: saya adalah budak rasulullah saw. maka singa itu membiarkannya. (HR. al Hakim, dia berkata: hadits ini shahih dengan syarat muslim dan disepakati oleh adz Dzahabi)

Karomah Barro’ bin Malik

Apabila Barra’ bersumpah dengan nama Allah swt., maka Allah pasti mengkabulkan sumpahnya. (HR. Tirmidzi dari Anas bahwasannya nabi saw. bersabda:

????? ???????? ???????? ??????????? ????? ???? ???????? ????? ????? ??????????? ???????? ?????????? ???? ??????

“Berapa banyak orang yang rambutnya kusut dan berdebu dikabulkan doanya. Namun ada seseorang, seandainya dia bersumpah saja dengan nama Allah swt. Allah swt. pasti memenuhi sumpahnya, di antara mereka adalah Barra’ bin Malik.”)

Apabila kaum muslimin berperang dan terdesak, maka mereka akan berkata: wahai barra’ bersumpahlah dengan nama Rabb-mu. Maka di sebuah peperangan di mana kaum muslimin terdesak dia berkata: wahai Rabb-ku, saya bersumpah dengan nama-Mu, wahai Rabb-ku, tundukkanlah punggung-punggung mereka dan jadikanlah saya orang pertama mati syahid.” Kemudian musuh dapat dikalahklan dan Barra’ terbunuh sebagai syahid.

Karomah Khalid bin Walid

Komandan Khalid pernah mengepung benteng yang sangat kuat di Bani al Muraiziyyah, maka tentara musuh berkata: Kami tidak akan menyerah sampai kamu mau minum racun. Maka Khalid memenuhi permintaan mereka. Beliau minum racun yang mereka sediakan dan beliau tidak mati.

Karomah Saad bin Abi Waqqosh

Saad bin Abi Waqqosh adalah sahabat yang doanya pasti dikabulkan. (HR. at Tirmidzi) nabi saw. pernah bersabda,

?????????? ????????? ???????? ????? ???????

“Ya Allah jadikanlah doa saad doa yang mustajab.”

Maka setelah itu setiap kali beliau berdoa selalu dikabulkan. Beliau adalah komandan yang pernah mengalahkan dan menaklukkan tentara Kisra dan Iraq.

Karomah Umar bin Khaththab

Beliau pernah mengirim pasukan perang. Ketika beliau berkhutbah tiba-tiba dalam khuthbahnya beliau mengucapkan kalimat perintah, wahai sariyyah, naik gunung ! naik gunung ! kemudian pada hari berikutnya datang utusan dari komandan pasukan yang beliau kirim. Umar bertanya tentang keadaan pasukannya. Dia menjawab: wahai amirul mukminin, kami bertemu musuh dan kami terdesak, tetapi tiba-tiba kami mendengar suara keras, mengatakan: wahai sariyah, naik gunung ! naik gunung ! kemudian kami berlindung ke gunung dan Allah swt. menghancurkan musuh.  (HR. al Baihaqi di dalam ad Dalail, Ibnu hajar berkata di dalam al ishabah sanadnya hasan)

Karomah Zaniroh

Dia pernah disiksa karena masuk islam. Dia tidak mau menerima ajakan kecuali islam, sampai siksaan yang dia terima membutakan penglihatannya. Orang-orang musyrik lantas berkata: Latta dan ‘Uzza telah membutakan matanya. Zaniroh berkata: demi Allah, sekali-kali tidak demikian. Maka Allah swt. mengembalikan matanya yang telah buta. (Kisah ini diceritakan oleh Utsman bin Abi Syaibah di dalam buku tarikhnya sebagaimana tercantum di dalam al Ishabah)

Karomah Said bin Zaid

Dia pernah menyumpah Arwa binti al Hakam agar menjadi buta karena dia telah berbohong kepadanya. Said berkata: ya Allah, seandainya wanita ini berbohong, maka butakanlah penglihatannya dan matikanlah ia di tanah miliknya. Wanita itupun menjadi buta dan suatu hari kakinya terkilir ke dalam lubah di tanah miliknya dan mati. (HR. Muslim)

Karomah al ‘Ala’ bin al Hadhromi

Dia adalah salah satu gubernur rasulullah saw. di Bahrain. Dia pernah berdoa dengan mengucapkan: ya ‘Alim, ya Halim (Wahai Dzat yang Maha Menetahui, Wahai Dzat yang Maha Lemah lembut), ya ‘Aliyyu ya ‘Azhim ( Wahai Dzat yang Maha Tinggi dan Dzat yang Maha Agung), dan doanya pun dikabulkan. Dia pernah berdoa kepada Allah swt. agar diberi air pada saat beliau kehabisan air untuk berwudhu. Maka Allah swt. mengkabulkannya. Dia pernah berdoa kepada Allah swt. ketika terhalang oleh lautan dan tidak dapat menyeberanginya, maka pasukannya berjalan di atas air tanpa ada sepotong kainpun yang basah. Dia pernah berdoa agar tubuhnya tidak terlihat, saat dia telah meninggal. Doanya dikabulkan dan ketika dia wafat dan dikubur, tubuhnya tidak tampak di liang lahatnya.

Abu Muslim al Khawwani

Dia pernah dilempar ke dalam api. Dia dilempar di dalam api karena menolak mengakui al Aswad al Unsi sebagai nabi. Al Aswad berkata: apakah kamu bersaksi bahwa saya adalah rasulullah ? dia menjawab: saya tidak dengar ! al Aswad berkata lagi: apakah kamu bersaksi bahwa Muhammad adalah rasulullah ? dia menjawab: ya ! maka al Aswad memerintahkan agar menyalakan api dan ia pun dilempar ke dalam api besar yang menyala-nyala, akan tetapi semua orang melihatnya keheranan. Tubuh Abu Muslim tidak terbakar. Malah dia berdiri mengerjakan shalat di dalam kobaran api. Ternyata api itu berubah menjadi dingin dan aman baginya.

Kemudian Abu Muslim pergi ke Madinah setelah nabi saw. Wafat, maka Umar memperislahkan ia duduk di antara Umar dan Abu Bakar ash Shiddiq. Umar berkata: segala puji bagi Allah swt. yang telah memperpanjang umurku sehingga saya dapat berkesempatan melihat salah satu umat Muhammad yang diperlakukan sebagaimana perlakuan kepada Ibrahim Khalilullah.

MUKJIZAT UNTUK RASULULLAH SAW

DAN KAROMAH UNTUK SAHABAT

Karomah-karomah itu memberikan berkah

Diriwayatkan oleh al Bukhari dari Ibnu Mas’ud ia berkata: Kami menganggap tanda-tanda kekuasaan itu memberi keberkahan sedang kalian mengaggapnya sebagai ancaman. Kemudian dia berkata: saya pernah melihat air memancar dari celah-celah jari rasulullah saw. Dan kamu pun pernah mendengar makanan yang kami makan bertasbih. (al Mirqat: 11/198, al bidayah wa an nihayah: 6/97)

Sesungguhnya turunnya tanda-tanda kekuasaan berupa siksa dan ancaman tidak memberikan manfaat bagi mayoritas manusia. Sedangkan bagi mereka (para sahabat) tanda-tanda kebesaran itu sangat memberi manfaat yang besar untuk meraih berkah dan keberhasilan. Sesungguhnya jalan orang-orang pilihan di bangun di atas rasa cinta dan rasa takut serta penuh dengan keresahan. (al Mirqat: 11/198)

Suroqoh bin Malik

Dari al Barro’ bin ‘Azib, Abu Bakar Ash Shiddiq berkata: ketika kami pergi hijrah Suroqoh membuntuti kami, maka saya berkata; wahai rasulullah, ada orang yang mengikuti kita. Rasulullah bersabda: jangan khawatir, sesungguhnya Allah swt. bersama kita. Kemudian nabi saw. Berdoa, maka tiba-tiba kuda suroqoh terperosok ke dalam lubang. Suroqoh berkata: saya melihat kalian berdoa untuk kemalanganku, maka berdoalah kebaikan untukku. Kalian punya Allah yang akan mengabulkan permintaan kalian. Maka nabi saw. berdoa dan suroqoh pun selamat. (Mirqot-maksiyat: 11/162)

Dari Anas, dia menceritakan peristiwa perang Badar, dia berkata: Rasulullah saw. bersabda: ini adalah tempat pertarungan si fulan, saraya beliau meletakkan telapak tangannya di atas tanah ini dan ini. Anas berkata: ternyata, salah seorang yang beliau sebut bertarung di tempat rasulullah meletakkan tangannya. (Muslim, mirqot-Miskat: 11/164)

Malaikat Turun Kepada Orang-Orang Beriman

Dari Ibnu Abbas, rasulullah saw. pernah bersabda pada perang Badar: inilah Jibril yang sedang memacu kudanya dengan menghunuskan pedangnya. (al Bukhari, Mirqot-Miskat: 11/166)

Dari Saad bin Abi Waqosh, dia berkata: saya melihat di sebelah kanan dan kiri rasulullah saw. Dua orang laki-laki mengenakan baju putih yang ikut berperang melindungi beliau di perang Uhud. Padahal saya tidak melihatnya sebelum dan sesudahnya. Mereka adalah Jibril dan Mikail. (Muttafaqun ‘alaih-Mirqot:11/67)

Imam Ahmad dan ath Thabrani meriwayatkan hadits, sanadnya shahih. Ibnu Abbas berkata: Abbas pernah mengutus Abdullah kepada rasulullah saw. untuk sebuah hajat. Ketika telah sampai di hadapan rasulullah saw. dia mendapati beliau saw. sedang bersama seorang laki-laki, maka diapun mengurungkan niatnya dan dia kembali pulang. Rasulullah saw. bertanya: apakah kamu melihatnya ? Abdullah menjawab: ya. Beliau berkata: dia adalah jibril. Dia tidak akan mati sampai matanya buta dan dia diberi ilmu. (al Haitsami: 9/276)

Al Baihaqi meriwayatkan dari Abu Umamah bin Sahal dari bapaknya bahwa dia berkata: wahai anakku seandainya kamu melihat kami pada hari perang Badar, ada salah seorang kami yang menghunuskan pedangnya ke arah kepala orang musyrik, tiba-tiba belum saja pedang itu menyentuh batang kepalanya, kepalanya lebih dahulu jatuh.

Disebutkan di dalam shahihain dari Anas, bahwasannya ada seorang laki-laki menulis surat kepada rasulullah menyatakan bahwa dia telah murtad dari islam dan dia bergabung bersama orang-orang musyrik. Nabi saw. bersabda, “sesungguhnya bumi ini tidak menerima mayatnya.” Benar, bumi pun enggan menerima mayatnya ketika dia meninggal dunia. (Al Bidayah wa an Nihayah: 3/281, al Hakim berkata: sanadnya shahih dan Bukhari serta Muslim tidak meriwayatkan hadits ini. Dan hadits ini dishahihkan oleh Adz Dzahabi, Mirqot: 11/117)

Pohon Kurma Menangis Karena Rindu kepada Rasulullah saw.

Pohon kurma –yang biasa menjadi tempat bersndar nabi saw. ketika beliau khutbah Jum’at– menangis seperti tangis anak kecil ketika rasulullah saw. khutbah jum’at pertama kali dengan menggunakan mimbar baru. Pohon kurma itu terus menangis sampai beliau turun dari khutbah. Kemudian beliau memeluk pohon tersebut dan tangisnya berhenti. (HR. al Bukhari dari Jabir-al Mirqot: 11/192, hadits ini mutawatir sebagaimana yang dikatakan oleh al Kattani, penulis buku Nashamuat Tanatsur fi al hadits al Mutawatir)

Hutang Ayah Jabir

Imam Bukhari meriwayatkan dari Jabir, ayahku meninggal dengan meninggalkan hutang. Maka saya menawarkan kepada orang yang dihutangi untuk mengambil kurma sesuai dengan nilai hutangny, namun mereka menolak…. Nabi saw. bersabda: Tumpuklah seluruh kurma itu di satu tempat, lalu rasulullah mengelilingi kurma yang dikumpulkan sebanyak tiga kali putaran. Kemudian beliau duduk di atasnya, kemudian bersabda: Panggil sahabatmu kemari, beliau menakar kurma tersebut untuk mereka sampai hutang ayahku dapat terlunasi. Saya ridha kepada Allah yang telah menunaikan hutang ayahku dan saya rela tidak memberi kepada saudaraku sebiji kurmapun. Lalu Allah swt. memberikan semua tumpukan kurma itu sampai seakan-akan saya melihat tumpukan itu seperti tidak berkurang satu kurmapun. (al Mirqot-al Misykat:11/193)

Dahan pohon Kurma patuh kepada Rasulullah saw.

Dari Ibnu Abbas ra., suatu saat rasulullah mengajak seorang arab badui untuk memotong batang kurma lalu dia memanjat dan memotong pelepah kurma sampai pelepah itu jatuh tepat di atas rasulullah, kemudian rasulullah saw. bersabda: kembalilah, tiba-tiba pelepah kurma itu kembali ke pohonnya. Maka melihat peristiwa itu, arab badui itu masuk islam. (at Tirmidzi dan dia menshahihkan – al Mirqot – Misykat: 11/212)

Simpanan Kurma Abu Hurairah

Dari Abu Hurairah ra. dia berkata: saya datang kepada nabi saw. dengan membawa bungkusan kurma. dia berkata: wahai rasulullah berdoalah kepada Allah swt. untuk keberkahan kurma ini. Maka rasulullah saw. memegang kurma tersebut dan berdoa. Lalu beliau bersabda: ambillah kurma ini ! caranya, masukkan tanganmu ke dalam kantong kurma itu, ambillah tanpa memilihnya.

Abu Hurairah berkata: saya makan dari kurma itu selama masa nabi saw., masa Abu Bakar, Umar dan Utsman bin Affan. Pada saat Utsman dibunuh, kurma itu dirampas oleh pemberontak. Tahukah kalian berapa banyak kurma yang telah saya habiskan ? lebih dari 200 wasaq.

Nabi saw. Berbicara Kepada Ahlil Qolib (Mayat orang-orang kafir yang dimasukkan ke dalam sumur ketika usai perang Badar)

Imam Muslim meriwayatkan dari Anas, ia berkata: Umar bin Khaththab menceritakan kepada kami, nabi saw. bersabda: wahai fulan, wahai fulan bin fulan, apakah kalian telah mendapatkan apa yang dijanjikan untuk kalian itu benar ? sesunggunya saya telah mendapatkan apa yang dijanjikan untuk kami itu benar. Umar berkata: wahai rasulullah, bagaimana engkau berbicara kepada tubuh yang tidak bernyawa itu ? beliau menjawab: kalian tidaklah lebih mendengar daripada mereka, hanya saja mereka tidak dapat menjawabku sedikitpun. (al Mirqot: 19/221)

Doa yang Dikabulkan

Said bin Zaid bin Amru bin an Nufail, dia pernah berselisih dengan Arwa binti Aus dalam persoalan tanah. Said berkata: ya Allah, apabila dia berdusta, maka butakanlah matanya dan matikanlah dia di tanah miliknya. Kemudian wanita tersebut tidak mati sampai dia buta dan ketika dia berjalan di tanah miliknya, tiba-tiba kakinya terkilir ke dalam sebuth lubang, dia jatuh dan mati. (HR. muttafaq alaih, Mirqot-Misykat:11/233)

Cahaya

Disebutkan di dalam shahihain dari Abu Said al Khudriyyi, bahwasannya Usaid bin Hudhair ra. ketika dia duduk membaca al Qur’an di tempat penambatan kudanya, tiba-tiba kudanya terperanjat. Dia meneruskan bacaannya dan kudanya terperanjat lagi ……. Usaid berkata: akhirnya saya khawatir kuda itu membahayakan Yahya, (anaknya), yang ada di sampingnya. Lalu dia melihat ke angkasa tiba-tiba muncul cahaya. Kemudian peristiwa ini diadukan kepada nabi, Nabi saw. bersabda: “itu adalah malaikat yang sedang mendengarkan bacaanmu. Seandainya kamu teruskan bacaannya, maka manusia akan dapat menyaksikannya.” (Hayatu ash Shahabah: 3/548, at Targhib:3/13)

Imam Bukhari meriwayatkan dari Anas bin Malik, adalah Usaid bin Hudhair dan Ubbad bin Basyar berada di sisi nabi saw., kamudian pada suatu malam yang gelap gulita, tiba-tiba muncul cahaya di depannya. Dan ketika mereka berpisah di persimpangan jalan, cahaya itu juga ikut berpisah menyertai mereka berdua sampai mereka sampai di rumah masing-masing. (Jami’ul Ushul: 9/427)

Rasulullah saw. Memberi Abu Qotadah Urjun (Tandan kering yang bentuknya melengkung)

Nabi saw. memberi tandan kering itu kepada Abu Qotadah setelah shalat isya. Beliau bersabda: ambillah ini, dia akan memancarkan cahaya sepuluh cahaya di depanmu dan sepuluh cahaya di belakangmu. (HR. Ahmad dan al Bazzar. Al Haitsami berkata: jalur riwayatnya shahih)

Al Bukhari meriwayatkan di dalam at Tarikh dari Hamzah bin Amru al Aslami ra. dia berkata: pada suatu malam kami bersama rasulullah saw. kemudian kami berpisah, tiba-tiba jari-jariku memancarkan cahaya, hingga para sahabat yang lain berkumpul dan menyaksikan bahwa jari-jariku benar-benar memancarkan cahaya. (HR. ath Thabrani, al Baihaqi, al Bidayah wa an nihayah:6/152. al Haitsami berkata: jalur riwayat dari ath Thabrani terpercaya: 9/411. Ibnu Katsir berkata di dalam al Bidayah: 8/213, imam al Bukhari meriwayatkan di dalam at tarikh dengan sanad yang baik)

Catatan: sahabat Hamzah bin Amru adalah orang yang rajin melakukan ibadah shaum.

Benteng-benteng Musuh Bergoncang Mendengar kalimat Tahlil dan Takbir

Al Baihaqi meriwayatkan dari al Hakim dengan sanad tidak bermasalah. Hisyam bin al ‘Ash berkata: ketika saya diutus ke Romawi,… kami berkata: la ilaha illallah, Allahu Akbar. Ketika kami mengucapkan kalimat itu (wallahu a’lam) tiba-tiba benteng-benteng musuh bergoncang. (hayatu ash Shahabah:3/56, Tafsir Ibnu Katsir: 2/251, Ibnu Katsir berkata: sanadnya bagus, perowinya terpercaya. Abu Naim di dalam ad Dalail berkata: perowinya terpercaya:9)

Karomah Abu Bakar ash Shiddiq

Abu Bakar pernah berkata kepada ‘Aisyah ketika ia sakit menjelang dia wafat, Sesungguhnya keduanya adalah laki-laki bersaudara dan dua wanita bersaudara. Aisyah heran dan taajub, sebab yang dia tahu dirinya hanya memiliki dua saudara laki-laki dan satu saudara perempuan. Abu Bakar menunjuk kepada kandungan istrinya (binti Kharijah), beliau berkata: saya melihat dia mengandung seorang anak perempuan. Ternyata benar, binti Kharijah melahirkan bayi perempuan.

Ibnu taimiyah berkata: Mukjizat yang turun kepada selain para nabi merupakan kemampuan diri menyingkap dan pengetahuan, seperti, perkataan Umar kepada Sariyyah, Abu Bakar menunjuk kepada kandungan istrinya, ketika Abu Bakar berkata kepada Aisyah: sesungguhnya kedua laki-laki ituadalah saudaramu dan saudara perempuanmu adalah yang ada di dalam perut bin Kharija, saya melihat kandungan itu seorang bayi perempuan. (HR. Malik di dalam Muwaththa’)

Karomah Abu Qorfashah

Tentara Romawi pernah menawan salah seorang anak Abu Qorfashah ra. apabila datang waktu shalat Abu Qorfashah naik ke atas benteng Asqolan dan berteriak keras mengucapkan, Wahai fulan shalat ! suara itu dapat didengar oleh anaknya, padahal dia di negeri Romawi. (al Haitsami: 9/396. menurut ath Thabrani perowinya terpercaya).

Burung dan Jenazah Ibnu Abbas

Ibnu Abbas meninggal di Thaif, tiba-tiba nampak seekor burung yang menyaksikan jenazahnya, namun tidak terlihat tubuh burung tersebut. Lalu burung itu masuk ke dalam keranda mayit. Kamipun bergegas melihatnya, siapa tahu burung tersebut keluar, ternyata burung itu tidak ada di dalam keranda mayitnya. Ketika jasad beliau dikubur, tiba-tiba terdengar suara lantunan ayat dari mulut liang lahat, dan kami tidak mengetahui siapa yang membacanya. Ayat yang dibaca adalah,

????????????? ????????? ???????????????? {27} ???????? ????? ??????? ????????? ?????????? {28} ?????????? ??? ???????? {29} ?????????? ???????? {30}

Hai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Rabbmu dengan hati yang puas lagi diridhoi-Nya. Maka masuklah ke dalam jama’ah hamba-hamba-Ku, dan masuklah ke dalam jannah-Ku.” QS. Al Fajr: 27-30

(HR. al Hakim:3/543 dan ath Thabrani. Al Haitsami berkata: perowi hadits ini shahih)

Karomah Sawad bin Qorib dia menadapat Kabar Gembira dari Jin Bahwa telah Datang Seorang Nabi.

Demikian pula dengan Al Abbas bin Mirdas as Salmi, dia diberitahu kabar gembira bahwa telah datang seorang nabi. (lihat al Bidayah wa an Nihayah: 2/342, Hayatu ash Shahabah: 3/579, diriwayatkan juga oleh al Bukhari, ath Thabrani. Al Haitsami berkata: di dalam riwyat ini terdapat perowi bernama Abdullah bin Abdul ‘Aziz al Laitsi, dia lemah menurut pendapat jumhur dna Said bin Manshur mentsiqohkannya:9/247)

Umar Memukul Jin

Dari ibnu Mas’ud bahwasannya Umar diganggu oleh jin sebanyak tiga kali, maka Umar memukulnya. Jin itu berkata kepadanya: apakah kamu membaca ayat kursi ? Umar mejawab: ya. Jin berkata: Sesungguhnya, sekali-kali tidaklah kamu membacanya di dalam rumah melainkan syetan akan keluar dengan terkentut-kentut seperti kentutnya keledai. Dia tidak akan masuk rumah sampai tiba waktu subuh. (dirwayatkan ole hath Thabrani dengan dua sanad, al Haitsami berkata: kedua rawi itu shahih:9/71)

Seekor Sapi Memberi Kabar Gembira Bahwa Telah Datang Seorang Nabi

Diriwayatkan oleh Ahmad dari Mujahid, dia berkata: ada orang tua yang pernah hidup pada zaman jahiliyyah menceritakan kepadaku pada saat kami menghadapi perang Roudis. Orang tua itu biasa dipanggil Ibnu ‘Isa, dia berkata: saya pernah memberi air minum kepada seekor sapi betina, tiba-tiba saya mendengar dari tenggorokannya terucap sebuah kalimat: “wahai keluarga Dzar’in ! bahwa tidak ada sesembahan yang benar kecuali Allah.” kalimat itu terdengan fasih seperti seorang yang sedang memberi nasehat. Setelah itu kami datang ke Makkah dan kamipun bertemu dengan Nabi saw. (al Haitsami berkata: perowinya terpercaya: 8/243, hayatu ash Shahabah:3/580)

Orang Mati Berbicara

Al Baihaqi meriwayatkan dari Said bin al Musayyib, bahwasannya Zaid bin Kharijah al Anshari –dari bani al Harits bin al Khazraj– dia meninggal pada masa khilafah Utsman bin Affan ra. Kemudian tubuh baliau ditutup dengan kain, kemudian mereka (para pelayat, pent) mendengar suara keras dari dadanya. Kemudian dia berbicara dan berkata: Ahmad….. dia tersebut di dalam kitab pertama, benar….benar Abu Bakar ash Shiddiq, benar…. Benar Umar, benar…. Benar Utsman. (sanad hadits ini shahih, al Bidayah wa an Nihayah: 6/293)

Saad berkata: kemudian ada seorang laki-laki dari bani Khuthamah meninggal dan ditutup dengan sepotong kain, tiba-tiba terdengar suara keras dari dalam dadanya, dan berkata: Sesungguhnya saudara Bani al haritsah bin al Khazraj (yaitu Zaid bin Khazraj) adalah benar, dia benar. (hayatu ash Shahabah: 3/149, ath Thabrani dengan sanad shahih menurut al Haitsami:7/230, Abu Naim di dalam al Ishabah: 2/24)

Shuhada Uhud

Ibnu Saad meriwayatkan (3/365) dari Abu az Zubair dan Jabir ra., dia meriwayatkan tentang syuhada perang Uhud –ketika mata air di gunung Uhud meluap di masa pemerintahan Muawiyah–, kami mengeluarkan jasad mereka setelah 40 tahun lamanya. Jasad mereka masih segar seperti ketika mereka gugur sebagai syahid. (sanadnya shahih, fathul Bari:3/142)

Al Baihaqi meriwayatkan dari Jabir: kaki Hamzah tergores oleh sebilah kapak dan mengeluarkan darah. (al Bidayah wa an Nihayah:4/43)

Di dalam riwayat al Bukhari (fathul Bari:3/214) di dalam kitab al Janaiz dari ‘Atha’ dari Jabir ra.: saya menggali jasad syuhada Uhud setelah 6 bulan kemudian, ternyata tubuhnya masih seperti ketika pertama kali dikuburkan kecuali bagian telinganya.

Di dalam al Muwaththa’ dari Abdurrahman bin Abi sha’sha’ah dia menyampaikan berita bahwa kuburan Amru bin al Jamuh dan Abdullah bin Amru al Anshari terendam oleh banjir –keduanya dikubur di dalam satu liang–, maka dia menggali kuburnya untuk dipindahkan. Ternyata kedua jasadnya tidak berubah, sama seperti orang yang baru saja mati kemaren sore. Padahal waktu antara perang uhud dan saat kuburnya digali adalah 46 tahun. (Fathul Bari:3/216)

Abdurrahman Muhammad Syadi menceritakan kepadaku ketika berada di rumah Abdurrahman al Madani, selaku dekan fakultas jurusan Syari’ah di Lahor, dia berkata: ada sebuah rumah di dekat masjid nabawi yang dihancurkan dengan tujuan untuk perluasan masjid, tiba-tiba mereka mendapatkan sesuatu di bawah dinding bangunan, ternyata itu adalah mayat seorang laki-laki yang telah lama sekali meninggal dan tubuhnya tidak berubah (tidak busuk).

Dalil Bahwa Jasad Para Nabi Tidak Mendapatkan Siksa

Dari Aus bin Aus, sanadnya bersambung sampai kepada rasulullah saw.

????? ????? ??????? ????? ????????? ????????? ??????????????

“Bahwasannya Allah mengharamkan jasad para nabi ‘alaihimussalam atas bumi.” (Abu Dawud, an Nasa’i, Ibnu Majah dan ad Darimi, sanadnya shahih. Misykatu al Mashabih:1/430 bab al Jumu’ah)

Kuburan Mereka Harum Seperti Minyak Kasturi

Abu Naim meriwayatkan di dalam al Makrifah dari Muhammad bin Syurahbil dia berkata: salah seorang menggenggam tanah kuburnya Saad bin Muadz ra., lalu membuangnya, ternyata tanah itu bau wangi. Nabi saw. bersabda: “Maha Suci Allah swt.” beliau mengucapkannya sampai wajahnya tampak seperti dapat mengenalinya. (al Kanzu: 7/41, Abu Naim berkata: sanadnya shahih)

Tubuh ‘Ashim bin Abi al Aqlah Dilindungi

Dikeluarkan oleh Syekhani dari Abu Hurairah (al Ishabah:2/254) dia berkata: Allah swt. telah menjaga dia untuk tidak menyentuk orang musyrik dan tidak akan disentuh oleh orang musyrik. Maka ketika dia meninggal Allah swt. mengirim tentaranya meyerupai lalat kerbau yang memayungi tubuhnya, maka tubuhnya dapat terlindungi dari kejahatan orang-orang musyrik. (Jami’ul Ushul: 8/258)

Safinah, Mantan Budak Rasulullah saw.

Al Hakim meriwayatkan (3/60). Safinah berkata: Suatu hari saya berada di dalam hutan belantara, tiba-tiba seekor singa menghadangku dan hendak menerkam. Maka saya berkata: wahai Abul Harits saya adalah mantan budak rasulullah saw. Maka seketika singa itu menundukkan kepalanya, lalu dia mendekatiku dengan menyodorkan punggungnya agar saya menungganginya. Kemudian dia mengantarku hingga keluar dari belantara dan menurunkanku di sebuah jalan. Saya mengira dia akan menyandraku. (al hakim berkata: sanadnya shahih memenuhi syarat muslim, adz Dzahabi mensepakatinya dan diriwayatkan juga oleh al Bazzar dan ath Thabrani. Al Haitsami berkata: perowinya terpercaya: 9/367)

Seekor Srigala Memberi Kabar Gembira Kedatangan Seorang Nabi

Ahmad meriwayatkan dari Abu Said al Khudriy tentang kisah seekor srigala yang berkata kepada seorang penggembala: Muhammad benar, di Yatsrib dia sedang mengkabarkan berita-berita masa lampau. (sanadnya shahih dan dishahihkan oleh al Baihaqi dan diriwayatkan juga oleh at Tirmidzi dia berkata: hadits hasan gharib, shahih. Al Bidayah wa An Nihayah: 6/143)

Lautan Tunduk

Abu Hurairah berkata: al ‘Ala’ al Hadhrami pernah berdoa, maka tiba-tiba turun hujan di padang pasir yang gersang. Setelah dia berdoa kami berjalan tanpa menyentuh air. Doa yang beliau ucapkan adalah: ya ‘Alim …ya Halim… ya ‘Azhim…(Wahai Dzat yang Maha Mengetahui… wahai Dzat yang Maha Lembut… Wahai Dzat yang Maha agung…) maka mereka dapat menyeberangi sebuah lautan luas dengan izin Allah. Mereka berjalan seperti di atas pasir yang datar yang tergenang oleh air. Unta dan kuda yang menjadi kendaran kami pun tidak menyentuh air. Perjalanan itu semestinya ditempuh oleh kapal laut selama sehari semalam. (Abu Naim di dalam ad Dalail: 208 Abu Hurairah berkata: telapak kaki kami tidak basah. Diriwayatkan ole hath Thabrani. Al Haitsami berkata: di dalam sanadnya ada Ibrahim bin Ma’mar al Harowi, saya tidak mengenalnya dan selain dia adalah perowi yang terpercaya).

Menyeberangi sungai Dajlah

Dikeluarkan oleh al Bihaqi (6/155), Abu Nuaim di dalam ad Dalail (210), Ibnu Jarir di dalam tarekhnya (3/123) dan al Bidayah (7/64). Disebutkan dalam satu riwayat bahwa orang-orang kafir melihat pasukan islam menyeberangi sungai Dajlah ketika sungai itu banjir. Mereka berjalan di atas air sehingga pasukan Persia lari terbirit-birit dan berkata dengan bahasa mereka yang artinya, orang-orang gila itu telah datang.

Rizki itu Datang Tanpa disangka-sangka

Dikeluarkan oleh Ahmad dari Abu Hurairah ra. dia berkata: ada seorang laki-laki datang kepada keluarganya dan ia melihat mereka membutuhkan makanan, maka dia pergi ke padang pasir. Lalu dia melihat istrinya berdiri menghadap ke sebuah alat batu penggiling tepung, dia meletakkan alat itu ke tungku pembakaran lalu dia memutar alat tersebut, saraya berdoa: ya Allah berilah kami rizki. Tiba-tiba dia melihat mangkok besar untuk menampung bahan makanan telah penuh berisi bahan makanan dan dia pergi ke tungku pembakaran juga sudah penuh dengan bahan makanan. Kemudian dia menceritakan peristiwa itu kepada nabi saw. dan beliau bersabda: “seandainya alat penggiling itu tidak diangkat, pasti dia akan berputar hingga hari kiamat.” (Al haitsami brekata: ini diriwayatkan oleh al Bazzar, ath Thabrani, perowinya shahih: 10/256. Hayatu ash Shahabah:3/651)

Sariyyah Abu Ubaidah

Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Jabir ra. dia berkata: rasulullah saw. Mengutus kami dan menunjuk Abu Ubaidah sebagai pemimpin kami untuk menghadang kafilah Quraisy. Kami hanya berbekal sekantong kurma. Abu ubaidah membagikan satu persatu dari kurma tersebut… kamipun menikmatinya dengan cara menghisapnya kemudian kami minum air. Kami mengalami yang demikian selama sehari-semalam, dan kami juga makan dari dedaunan yang kami tumbuk kemudian kami basahai dengan air.

Selanjutnya kami menemukan seekor ikan besar yang disebut ikan paus terdampar di pantai. Maka selama 18 hari kami makan dari daging ikan tersebut. Kemudian Abu Ubaidah menunjuk 13 orang dari kami untuk duduk mengelilingi mata ikan tersebut. Kemudian beliau juga memerintahkan untuk mengambil satu tulang rusuknya. Lubang dari tulang rusuk itu dapat dimasuki oleh unta kami yang paling besar yang penuh dengan muatannya tanpa unta itu menundukkan kepalanya.

Dapat Menyembuhkan Orang Sakit

Dari Hanzhalah bin Hudzaim ra. dia berkata: saya pernah mendatangi rasulullah bersama kakekku, Judzaim, dia berkata: wahai rasulullah, sesungguhnya saya memiliki beberapa anak yang berjenggot dan tidak berjenggot, dan ini adalah anak yang paling kecil. Lalu rasulullah mendekatkanku dan mengusap kepalaku saraya berkata: semoga Allah swt. memberi berkah kepadamu.

Adz Dzayyal berkata: saya melihat Hanzhalah didatangi oleh seorang laki-laki yang mukanya memar atau kibasnya memar di bagian ambing susunya. Maka dia berkata: bismillah, sembari ia meletakkan telapak tangannya di tempat dahulu rasulullah meletakkan tangannya, kemudian dia mengusapkan tangannya ke wajah laki-laki tersebut dan ia sembuh. (al Haitsami berkata: diriwayatkan oleh ath Thabrani di dalam al Ausath dan al Kabir, Ahmad di dalam hadits panjang. Perowi Ahmad terpercaya).

Ali ra. Kebal dari Udara Dingin dan Panas

Dikeluarkan oleh Ibnu Abi Syaibah, Ahmad, Ibnu Majah, al Bazzar, Ibnu Jarir dan dishahihkan oleh ath Thabrani di dalam al Ausath. Dan al Haitsami (9/122) berkata: sanadnya hasan. Al Baihaqi di dalam ad Dalail dari Abdurrahman bin Abi Laila dia berkata: Ali ra. pernah berkata kepadaku, rasulullah saw, pernah bersabda pada hari perang Khaibar: Sungguh saya akan memberikan bendera ini kepada orang yang mencintai Allah swt. dan rasul-Nya, melalui dia Allah swt. akan menaklukkan musuh dan tidak akan dikalahkan. Kemudian saya dipanggil. Saya datang kepada beliau dengan kondisi mataku tidak dapat melihat. Kemudian beliau meludahi mataku dan bersabda: ya Allah lindungilah dia dari dingin dan panas. Selanjutnya sayapun menjadi kebal oleh bahaya dingin dan panas. (al Muntakhab:5/44, hayatu ash shahabah:3/663)

Awet Muda

Dikeluarkan oleh Ahmad dari Zaid al Anshari ra. dia berkata: rasulullah berkata kepadaku: dekatkanlah dirimu kepadaku. Lalu beliau mengusapkan tangannya di atas kepalaku. Kemudian bersabda: ya Allah, baguskanlah wajahnya dan kekalkanlah. Ketika dia mencapai usia 113 tahun jenggotnya tidak memutih kecuali hanya sedikit dan wajahnya tetap mulus dan tidak keriput sampai beliau meninggal dunia. (al Haitsami berkata: sanadnya shahih dan sampai kepada rasulullah saw. demikian yang tercantum di dalam al Bidayah wa an nihayah: 6/166 dan al Ishabah: 4/ 78)

Karomah Khalid bin Walid ra.

Dikeluarkan oleh Ibnu Abi ad Dunya dengan sanad shahih dari Khaitsamah dia berkata: seorang laki-laki datang kepada Khalid bin Walid ra. dengan membawa khamer dari anggur. Lalu Khalid berdoa: ya Allah ubahlah khamer itu menjadi madu, maka khamer itupun berubah menjadi madu. Dan di dalam riwayat lain dari jalur yang sama disebutkan: ada seorang laki-laki berjalan membawa khamer dari anggur bertemu dengan Khalid, Khalid bertanya: apa ini ? laki-laki menjawab: cuka, Khalid berkata: Semoga Allah merubahnya menjadi cuka, ketika laki-laki itu menegoknya, ternyata apa yang ia bawa telah menjadi cuka, padahal sebelumnya adalah khamer. (al Ishabah: 414)

Karomah Utsman bin Affan ra.

Diriwayatkan oleh al Hakim (3/103) dari Ibnu Umar ra. bahwasannya Utsman ra. pernah bercerita, dia berkata: saya pernah melihat nabi saw. di dalam mimpi, dia bersabda: wahai Utsman maukah kamu berbuka puasa dengan kami ? esok hari Utsman berpuasa, pada hari itu pula beliau ra. dibunuh. (al Hakim berkata, sanad hadits ini shahih dan tidak diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim. Adz Dzahabi berkata: hadits ini shahih dan dikeluarkan oleh Abu Ya’la dan al Bazzar, sebagaimana terdapat di dalam al Majma’: 4/232)

KABAR GEMBIRA DAN KARAMAH-KARAMAH

DALAM JIHAD AFGHANISTAN

Kisah-kisah nyata berikut ini mungkin tidak dapat dipercaya dan mungkin dianggap hanya sebagai cerita-cerita dongeng. Saya mendengar kisah-kisah ini dengan kedua telingaku dari mulut mujahidin yang hadir menyaksikan perintiwa tersebut dan saya menulisnya dengan tanganku sendiri.

Saya mendengar karomah-karomah ini dari orang yang terpercaya, yang selalu berada di medan tempur. Sebenarnya kisah itu sangat benyak sekali dan riwayatnya mayoritas mencapai derajat mutawatir. Akan tetapi karena beberapa keterbatasan yang ada, saya tidak bisa mengkisahkan seluruh kisah tersebut. Allah swt. berfirman,

????????????? ????? ?????? ??????? ??????????????? ???? ???????????

Dan Allah tidak menjadikannya (mengirim bala bantuan itu), melainkan sebagai kabar gembira dan agar hatimua menjadi tentram karenanya.” QS. Al Anfal: 10

Seandainya imam Bukhari masih hidup, saya kira beliau pasti akan mencantumkan orang-orang yang menceritakan kisah-kisah tentang karomah ini salah satu perowi hadits kepercayaannya.

Sekilas Tentang Syuhada’

Jasad para syuhada tidak berubah dan tidak membusuk. Hadits tentang topic ini derajatnya adalah mutawatir, sebagaimana yang dijelaskan oleh para ulama fiqih dari madzhab hanafi dan Syafi’i. Disebutkan di dalam buku “Nihayaty al Muhtaj ila Syarhi al Minhaj: 5/131” ditulis oleh Ramli asy Syafi’i di dalam Syarhu Ibaroti al Minhaj, kitab al ‘Ariyah:

“Melainkan apabila jasad itu telah dikubur, orang yang mengkuburnya tidak pulang sampai bekas dari syahidnya hilang.” Kalimat ini menunjukkan bahwa jasad nabi dan orang mati syahid pasti tidak mendapatkan siksa.

Demikian pula dijelaskan oleh ibnu ‘Abidin al Hanafi di dalam hasyiyahnya, kitab jihad:3/238, “Bahwasannya jasad orang yang meti syahid diharamkan bagi bumi memakannya.” Akan tetapi saya tidak mendapatkan satu dalil yang bersambung sampai kepada rasulullah yang menunjukkan tidak adanya siksa yang menimpa jasad orang meti syahid.

Diriwayatkan oleh al baihaqi dengan sanad hasan bahwasannya ketika mata air di lereng gunung Uhud yang juga dekat dengan kuburan Hamzah meluap pada masa Muawiyyah tahun 46 H, maka jasad umar muncul dan tubuh beliau belum berubah (busuk).

Para Syuhada Afghanistan

Umar Hanif menceritakan kepadaku ketika berada di rumah Nashrullah Manshur –dia adalah komandan tinggi Partai Revolusi Islam– dan Umar –komandan militer di Zamrot dan Urjun– di markas kemp Baktia Afghanistan, dia berkata:

  1. Saya belum pernah melihat seorangpun mati syahid, jasadnya berubah atau bau busuk.
  2. Saya belum pernah melihat seorangpun mati syahid, jasadnya dimakan oleh anjing meskipun anjing-anjing itu memakan jasad tentara komunis.
  3. Saya pernah membongkar 12 kuburan setelah berumur 2 atau 3 tahun, dan saya tidak mendapatkan satupun jasad mereka bau busuk.
  4. Saya pernah melihat para syuhada yang berumur lebih dari satu tahun dikubur, luka mereka tetap segar dan mengalirkan darah.

Imam menceritakan kepadaku, dia berkata: saya melihat jasad Abdul Majid yang mati syahid setelah berumur tiga bulan masih seperti dahulu dan baunya wangi seperti minyak kasturi.

  1. Syekh Muadzdzin –salah satu anggota dewan musyawarah organisasai Jihad Afghanistan– menceritakan kepadaku, Nashshar Ahmad mati syahid, dan selama 7 bulan tertimbun tanah jasadnya tidak berubah.
  2. Abdul Jabbar Niyazi menceritakan kepadaku: saya melihat 4 orang mati syahid setelah berumur 3-4 bulan. Tiga orang kondisi jasadnya masih sama seperti sedia kala, bahkan jenggot dan kuku mereka semakin panjang. Dan yang satu lagi sebagian wajahnya sudah mulai berubah.

Saudaraku Abdussalam mati syahid. Dan setelah berumur dua pekan kami mengeluarkan jasadnya, ternyata jasadnya masih seperti sedia kala.

Arsalan menceritakan kepadaku, seorang mahasiswa bernama Abdul Bashir mati syahid ketika bersama kami. Pada suatu malam saya mencari jasadnya bersama seorang mujahid bernama Fathullah. Dia berkata kepadaku bahwa jasad Abdul Bashir berada di dekatnya, sebab (kata dia) saya mencium bau wanginya. Kemudian saya juga mulai mencium aroma wangi itu, maka tidak lama kemudian kami menemukan jasadnya dengan aroma wangi yang semakin menusuk. Sungguh saya melihat warna darah yang keluar dari bekas lukanya di kegelapan malam itu memancarkan cahaya.

Umar Ya’qub Bersama Senjata Mesinnya

Umar Hanif menceritakan kepadaku, dia berakta: ada seorang mujahid bernama Umar Ya’qub, dia seorang yang sangat merindukan jihad, yang kemudian mati syahid. Kami mendatanginya sedang tangannya memeluk senjata mesin. Kami mencoba melepas senjata tersebut, namun tidak bisa. Kami berhenti sejenak, kemudian kami berkata kepadanya: wahai Ya’qub, kami adalah saudaramu. Setelah itu dia mau melepas senjatanya untuk kami.

Jasad Sayyid Syah Berada Terdapat Mantel dari Sutra

Umar Hanif menceritakan kepadaku, dia berkata: ada seorang mujahid, dia hafal al Qur’an, namanya Sayyid Syah. Dia seorang ahli ibadah dan rajin melaksanakan shalat tahajut serta memiliki firasat yang tajam seperti datangnya waktu subuh. Dia banyak mendapatkan karomah, kemudian dia mati syahid. Kami mendatangi kuburnya setelah berumur 1, ½ tahun. Saya datang bersama rekan yang lain yang juga komandan tempur, namanya Nurul Haq. Kami membuka kuburan Sayyid Syah yang dahulu saya kubur dengan tanganku, kami mendapati jasadnya seperti sedia kala kecuali jenggotnya yang bertambah panjang. Yang lebih mengherankan lagi, saya mendapati di atas tubuhnya tampak mantel dari sutra yang belum pernah saya melihatnya di muka bumi ini, sayapun menyentuhnya, ternyata baunya sangat wangi, lebih wangi dari minyak kasturi.

Doa Mujahidin Dikabulkan

Maulawi Arsalan –salah satu mujahidin yang terkenal di Afghanistan, dia adalah mujahid yang ditakuti oleh tentara Rusia, sampai-sampai mereka mengatakan, dia adalah orang yang memakan daging manusia–, dia berkata: suatu ketika kami hanya memiliki satu granat dan satu senjata anti tenk, kemudian kami melaksanakan shalat dan berdoa kepada Allah swt. agar Dia menghantamkan granat ini kepada musuh. Saat itu kami berhadapan dengan 200 tenk dan kendaraan berat lainnya. Kami melemparkan granat itu dan tepat mengenai sebuah mobil yang mengangkut bahan peledak sehingga mobil itu meledak dan menghancurkan 86 tenk beserta mobil panser yang lain. Akhirnya musuhpun kalah dan kami mendapat harta ghanimah yang sangat banyak. Dan saya telah bertemu dengan pemuda yang melemparkan granat tersebut di Batur.

Burung Bersama Mujahidin

  1. Arsalan menceritakan kepadaku, dia berkata: kami bisa mengenali tanda-tanda pesawat-pesawat tempur musuh akan menyerang kami sebelum mereka sampai ke wilayah kami dengan cara melihat burung-burung yang terbang di atas kemp kami. Ketika kami melihatnya berputar-putar di atas kemp, kami mulai mempersiapkan senjata untuk membalas serangan pesawat-pesawat musuh.
  2. Jalaluddin Haqqoni –salah satu mujahid Afghan yang terkenal– menceritakan kepadaku, dia berkata: saya telah menyaksikan burung-burung itu terbang berkali-kali. Dia datang dan terbang di bawah pesawat-pesawat musuh melindungi mujahidin dari serbuan-serbuan pesawat tempur.
  3. Abdul Jabbar Niyazi menceritakan kepadaku, bahwasannya dia melihat burung-burung itu terbang di bawah pesawat musuh sebanyak dua kali.
  4. Maulawi Arsalan menceritakan kepadaku, bahwa dia berkali-kali melihat burung-burung itu melindungi kami dari serangan musuh.
  5. Qurban Muhammad menceritakan kepadaku, bahwasannya dia pernah melihat burung-burung itu sekali ketika pesawat-pesawat musuh menyerbu kami dengan ganas –mereka berjumlah 300 pesawat–, namun anehnya, tidak ada seorangpun yang terluka, padahal mereka (mujahidin) berada di sebuah lapangan yang datar.

Al Hajj Muhammad Jul –salah satu mujahid di Konar– menceritakan kepadaku, saya melihat burung-burung terbang bersama pesawat tempur lebih dari sepuluh kali. Burung-burung itu terbang lebih cepat daripada pesawat, padahal kecepatan pesawat tempur yang kita ketahui adalah tiga kali lebih cepat dari kecepatan suara.

Api Muncul di Seluruh Tempat

Arsalan menceritakan kepadaku: kami pernah berada di daerah Syathuri. Jumlah kami saat itu 25 mujahid. Kami diserbu oleh 2000 pasukan komunis. Setelah kami bertempur selama 4 jam tentara komunis kalah, 70-80 tentara komunis tewas dan 26 tentara tertawan. Kami bertanya kepada para tawanan: kenapa kalian cepat sekali kalah ? mereka menjawab: peluru dan senjata mesin Amerika menyerbu kami dari empat arah. Arsalan berkata: kami tidak memiliki peluruh itu dan tidak pula memiliki senjata mesin. Kami hanya menggunakan granat lempat dan menyerbu dari satu arah.

Arsalan menceritakan kepadaku: kami pernah diserbu oleh kira-kira 120 tenk dan mereka juga membawa kendaraan mobil dengan jumlah banyak. Tiba-tiba peluru kami habis sehingga kami hanya bisa pasrah seandainya menjadi tawanan, namun kemudian kami kembali kepada Allah swt. dengan berdoa, tidak lama kemudian, tiba-tiba bom-bom dan senjata mesin menyerbu tentara komunis dari segala penjuru. Akhirnya tentara komunis kalah, padahal saat itu tidak ada seorangpun selain kami. Kemudian dia berkata: itu adalah malaikat.

Pasukan Berkuda

Arsalan menceritakan kepadaku, dia berkata: Kami pernah melakukan penyerangan kepada tentara komunis di wilayah Urjun. Kami membunuh 500 tentara dan 83 orang tertawan. Kami bertanya kepada tawanan, kenapa kalian menyerah dan tidak dapat membunuh seorangpun dari kami kecuali hanya satu? tawanan itu menjawab: kalian menunggangi kuda, ketika kami melepaskan tembakan, dia lari sehingga tembakan itu meleset. Saya berkata: al Qur’an telah menetapkan bahwa para malaikat itu turun ketika perang Badar. Allah swt. berfirman,

???? ?????? ??????? ????? ?????????????? ?????? ???????? ??????????? ????????? ????????? ????????? ??? ??????? ????????? ???????? ????????? ??????????? ?????? ???????????? ??????????? ???????? ????? ???????

(Ingatlah), ketika Rabbmu mewahyukan kepada para malaikat, “Sesungguhnya Aku bersama kamu, maka teguhkanlah (pendirian) orang-orang yang telah beriman”. Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala-kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka.” QS. Al Anfal:12

Al Qurthubi menjelaskan ayat berikut di dalam tafsirnya

????? ??? ?????????? ??????????? ???????????? ???? ?????????? ????? ???????????? ???????? ?????????? ???????? ????? ?????????????? ????????????

ya (cukup), jika kamu bersabar dan bertaqwa dan mereka datang menyerang kamu dengan seketika itu juga, niscaya Allah menolong kamu dengan lima ribu malaikat yang memakai tanda.” QS. Ali Imran:125

Dia berkata: Setiap plajurit yang sabar dan mengharap pahala, maka malaikat akan datang dan ikut perang bersama mereka. Karena Allah swt. telah menjadikan malaikat para mujahidin sampai hari kiamat.

Al Hasan berkata: Mereka berjumlah 5.000, tugasnya menolong orang-orang beriman sampai hari kiamat.

Imam Muslim meriwayatkan di dalam shahihnya (an Nawawi – muslim:21/85) Abu Zamil berkata: Ibnu Abbas menceritakan kepadaku, dia berkata: ketika seorang laki-laki mukmin merasakan penderitaan akibat ulah orang musyrik di hadapannya. Tiba-tiba ia mendengar suara keras dari atas seperti cemeti dan suara penunggang kuda, saraya berkata: saya datang wahai Haizun. Maka dia melihat orang musyrik itu jatuh tersungkur. Ternyata hidungnya memar dan wajahnya terbelah seperti bekas pukulan sebuah cemeti serta tubuhnya berubah mejadi hitam. Kemudian salah seorang dari kaum anshar datang menceritakan peristiwa itu kepada rasulullah saw., beliau bersabda: kamu benar, itu adalah kekuatan yang datang dari langit ketiga.

Muhammad Yasir menceritakan kepadaku tentang orang-orang komunis, apabila mereka memasuki desa dengan tenk-tenknya, mereka akan bertanya tentang kandang-kandang kuda ikhwanul muslimin itu berada. Maka penduduk desa setempat pun heran, karena mereka tidak mengendarai kuda. Kamudian mereka berfikir dan faham bahwa kuda-kuda itu adalah pasukan malaikat.

Peluru Tidak Habis

Jalaluddin Haqqoni menceritakan kepadaku, mujahidin memiliki 3-9 butir peluru. Ketika perang dimulai dia menembakkan banyak sekali butir peluru, namun peluru itu tidak kunjung habis dan masih ada dengan jumlah semula.

Dilindas tenk tidak Mati

  1. Abdul Jabbar Niyazi menceritakan kepadaku, dia berkata: ada sebuah tenk berjalan melindas salah seorang mujahid, namanya Ghulam Muhyiddin. Saya melihat dia tidak mati.
  2. al Hajj Muhammad Yusuf –wakil komandan Lokar– menceritakan keapadaku, dia berkata: ada sebuah tenk melindas tubuh Badar Muhammad Jul dan dia tidak mati dan tidak terluka. Saya berkomentar: tidak diketahui apakah dia dilindas di antara roda atau tepat di bawah roda tenk.

Kalajengking Bersama Mujahidin

Allah swt berfirman,

????????????? ??????? ??????? ??????????

Dan tidak ada yang mengetahui tentara Rabbmu melainkan Dia sendiri.” QS. Al Muddatstsir: 31

Abdushshamad dan Mahbubullah menceritakan kepadaku: orang-orang komunis mendirikan perkemahan di dataran Qunduz. Tiba-tiba mereka diserbu oleh sekelompok kalajengking. 6 orang disengat dan tewas, sedang yang lain melarikan diri.

Anak-Anak  ikut Perang

Abdul Mannan menceritakan kepadaku, dia berkata: Amir Jan mati syahid. Beberapa lama kemudian tenk-tenk musuh datang memasuki desanya. Tiba-tiba anaknya yang masih beRusia 3 tahun keluar dengan membawa korek api untuk membakar tenk musuh. Salah satu komandan tentara Rusia bertanya kepada anak buahnya: mau apa anak kecil itu ? mereka menjawab: dia mau membakar tenk !!

Ular Tidak Mematuk Mujahidin

Umar Hanif menceritakan kepadaku, dia berkata: Sering sekali ular datang dan tidur bersama mujahidin di kemp mereka sejak empat tahun yang silam. Ular itu tidak mematuk mujahidin.

Wanita Ikut Perang

Muhammad Yasir menceritakan kepadaku, dia berkata: beberapa tenk-tenk musuh datang mengepung mujahidin di masjid. Tiba-tiba seorang gadis yang dua hari lagi dia akan menjadi pengantin keluar, saraya berdoa: “ya Rabbi, apabila engkau menghendaki bencana menimpa mujahidin, maka jadikanlah saya sebagai ganti untuk mereka.” Setelah itu dia mati syahid dan mujahidin dapat selamat.

Muadzdzin menceritakan kepadaku, dia berkata: Injir Jul gugur sebagai syahid, lalu keluar dengan tangannya melambaikan sepotong kain menampakkan perasaan gembira atas syahidnya anaknya dan para mujahidin pun gembira dengan melepaskan tembakan ke angkasa.

Bom Tidak Meledak

  1. Jalaluddin Haqqoni menceritakan kepadaku, dia berkata: kami bersama 30 Mujahid menghadapi serbuan bom-bom dari pesawat tempur. Semua bom-bom itu meledak, namun tatkala ada satu bom yang beratnya + 54 Kg meluncur ke hadapan kami, bom itu tidak meledak. Seandainya bom itu meledak pasti kami terbunuh.
  2. Abdul Mannan menceritakan kepadaku, dia berkata: kami bersama 3000 mujahid berada di satu markas militer, tiba-tiba datang pesawat musuh dan menjatuhkan + 300 bom. Namun tidak ada satupun bom itu meledak. Selanjutnya bom-bom itu kami pindahkan ke Kuwaitah di Pakistan yang dihuni para mujahidin.

Tidak Mempan Oleh Peluru

  1. Jalaluddin Haqqoni menceritakan kepadaku, dia berkata: saya melihat banyak mujahidin keluar bersamaku dalam sebuah pertempuran. Baju-baju mereka robek oleh peluru, akan tetapi tidak ada satupun peluru yang menembus tubuh mereka.
  2. Syekh Ahmad Syarif menceritakan kepadaku, dia berkata: anak saya pergi bergabung dalam satu pertempuran. Baju yang dia pakai koyak oleh peluru, namun tidak ada satupun peluru yang melukai tubuhnya.
  3. Nashrullah Manshur menceritakan kepadaku, dia berkata: pada hari ini, 1 April 1982, seorang mujahid tertembak di kepalanya sebanyak 10 butir peluru dan 25 butir lainnya bersarang di bagian lengannya dan dia tidak mati.
  4. Maulawi Beir Muhammad menceritakan kepadaku, dia berkata: di sebuah pos penjagaan di daerah Baktia kami bersama 12 mujahidin mendapat serangan dari kira-kira 180 kendaraan tenk, mobil panser dan pesawat tempur. Mereka mengepung kami di posisi tanah yang datar. Ketika kami diserbu, kami berusaha keluar dari medan pertempuran (yang kurang menguntungkan itu) dengan baju yang tercabi-cabik oleh peluru, akan tetapi kami tidak terluka, bahkan kami dapat membunuh 160 tentara komunis dan menghancurkan 3 tenk dan hanya dua orang mujahid syahid.
  5. Saya melihat dengan kedua mataku tempat peluru itu bersarang di baju Jalaluddin Haqqoni di bagian dadanya, namun dadanya tidak terluka.
  6. Jalaluddin Haqqoni menceritakan kepadaku, dia berkata: sungguh ada bom jatuh di bawah kedua kakiku dan meledak, akan tetapi ledakan itu sama sekali tidak melukai tubuhku.
  7. Arsalan menceritakan kepadaku, dia berakta: sebanyak dua kali, bom itu jatuh di bawah kedua telapak kaki dan meledak, akan tetapi ledakannya tidak melukaiku.

Cahaya Terang Memancar dari Tubuh Syuhada

  1. Abdul Mannan Muhammad –seorang komandan di Helmand, barat Kandahar– menceritakan kepadaku, dia berkata: kami bersama 600 mujahid dan tentara Kafir berjumlah 6000 tentara Rusia. Mereka membawa 600 tenk dan 45 pesawat. Mereka menyerbu kami hingga 18 hari. Hasil dari pertempuran itu, 33 mujahidin mati syahid. Dan kerugian musuh, 450 tentara tewas, 36 tentara tertawan, 30 tenk hancur dan 2 pesawat tempur jatuh.

Waktupun berlalu dan tibalah musim panas. Jasad syuhada tidak satupun yang membusuk. Di antara syuhada itu ada yang bernama Abdul Ghafur bin Din Muhammad. Dari tubuhnya memancarkan cahaya ke langit setiapmalam. Cahaya itu disaksikan oleh seluruh mujahidin.

  1. Umar Hanif menceritakan kepadaku, dia berakata: pada Bulan Februaari 1982, setiap malam, setelah waktu shalat isya, muncul cahaya yang berputar-putar di halaman selama beberapa saat kemudian menghilang.

Seluruh Kemp Hancur Kecuali Gudang Senjata

Jalaluddin Haqqoni menceritakan kepadaku: Sejak empat tahun yang lalu dua pesawat tempur terus menghujani kami dengan peluru, hampir seluruh rumah hancur atau terbakar, demikian juga markas militer, namun gudang senjata tidak ada yang hancur atau terbakar.

Allah swt. berfirman,

??? ???? ?????? ????????? ???????? ?????? ????????? ???????? ?????

Berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah.” QS. Al Baqoroh:149

Jalaluddin Haqqoni menceritakan kepadaku karomah yang terjadi dari dua pertempuran, padahal banyak pertempuran yang terjadi:

Pertama: perang di masa pemerintahan Taraki dan kedua: Perang pada tahun 1982 M.

Pertama: Perang di masa pemerintahan Taraki

Jalaluddin Haqqoni menceritakan kepadaku, dia berkata: problem yang paling besar yang kami hadapi pada masa pemerintahan Taraki adalah kekuatan tenk. Karena saat itu kami tidak memiliki senjata anti tenk, yaitu senjata P2P7. Maka kami mengumpulkan harta kami sedikit demi sedikit untuk membeli senjata tersebut, namun kami tidak mendapatkan barang itu. Jumlah kami saat itu adalah + 350 mujahid. Suatu hari tentara Taraki yang berjumlah ribuan lengkap dengan senjata perangnya, seperti roket, senjata mesin dan kendaraan tenk datang menyerbu, dan terjadilah pertempuran yang sengit antara kami melawan mereka. Pertempuran itu terjadi selama dua hari setengah. Musuh akhirnya kalah dan kami mendapat harta rampasan termasuk senjata anti tenk P2P7, roket, senjata mesin, 8 buah tenk, 1000 tawanan musuh dan setiap tawanan mambawa satu senjata klashinkov.

Kedua: Pertempuran Tahun 1982 M.

Jalaluddin Haqqoni berkata: kami berjumlah 59, diserbu oleh kekuatan yang terdiri dari 220 tenk, mobil panser, pesawat tempur dan didukung oleh 1500 tentara –jumlah ini diketahui dari pengakuan musuh yang ditawan–, akhirnya dari pertempuran dahsyat itu mendapatkan harta ghanimah 54 tenk hancur, 150 tentara komunis tewas dan 100 orang luka-luka. Kami mendapat harta rampasan senjata anti pesawat, beberapa senjata mesin Jerinov, 7 pucuk senjata Klashenkov, satu buah senjata roket 66mm, 280 peluru roket dan 36.000 butir peluru.

Perang Di utara Kota Kabul Setelah Tentara Rusia Masuk Ke dalam Kota

Al Hajj Muhammad menceritakan kepadaku: jumlah mujahidin 120, tentara Rusia 10.000 beserta 800 tenk dan 25 pesawat tempur. Hasilnya, 450 tentara Rusia tewas 130 di antara mereka berasal dari Malaysia, 150 tenk hancur dan 11 mobil dengan muatannya yang berisi amunisi dan bom ranjau.

Pertempuran Kedua Setelah Satu Bulan Pasca Perang Di Utara Kota Kabul

Muhammad Jull menceritakan kepadaku, jumlah mujahidin 500 dan jumlah musuh lebih dari 10.000 tentara dengan perlengkapan perangnya (tenk). Namun akhirnya kami dapat membunuh –dengan izin Allah swt.– 1100 tentara. Satu bulan kemudian, wilayah tersebut menjadi bau busuk mayat tentara kafir.

Jasad Mayajul dan Seikat Bunga Mawar

Muhammad Yasir menceritakan kepadaku, salah satu pengawal syekh Sayyaf bernama Adil Mayajul –juga salah satu komandan umum di kemp Baghlan–, dia mati syahid pada Bulan Rabiu ats Tsani tahun 1420 H. ‘Adil adalah salah satu generasi pertama putra harokah islamiyyah dan dia juga seorang komandan terkenal. Ketika dia syahid, putra-putra dari kabilahnya (kabilah Ahmad Zay), yang berjumlah seratus ribu keturunan bersedih. Mereka yang merasa kehilangan ‘Adil selalu menangis. Suatu ketika di satu malam saudaranya bangun dan berwudhu, lalu shalat dan berdoa kepada Allah swt., seadainya ‘Adil mati syahid perlihatkanlah tanda-tanda kesyahidannya. Kemudian dia tidur, tiba-tiba sesuatu jatuh … maka keluarganya cepat-cepat mengambil lampu dan menyinari benda yang jatuh itu. Ternyata adalah seikat bunga mawar yang sangat indah dan tidak ada bandingannya. Di dalam bunga itu terdapat cairan mengalir seperti madu yang mengeluarkan aroma wangi yang menyebabkan ruangan menjadi harum. Mereka mengumpulkan keluarganya dan memperlihatkan bunga mawar itu sebagai bukti karomah. Kemudian mereka berkata: pada pagi hari kami memperlihatkan bunga itu kepada Muhammad Yasir dan dia meletakkannya di dalam mushhaf al Qur’an. Dan di pagi hari berikutnya bunga mawar itu tidak ada lagi di dalam mushhaf al Qur’an.

Mujahidin Mengantuk

Allah swt. berfirman

???? ???????????? ?????????? ???????? ??????? ??????????? ????????? ????? ?????????? ????? ??????????????? ???? ?????????? ??????? ?????? ???????????? ???????????? ????? ??????????? ??????????? ???? ????????????

“(Ingatlah), ketika Allah menjadikan kamu mengantuk sebagai suatu penentramanan daripada-Nya, dan Allah menurunkan kepadamu hujan dari langit untuk menyucikan kamu dengan hujan itu dan menghilangkan dari kamu gangguan-gangguan syaitan dan untuk menguatkan hatimu dan memperteguh dengannya telapak kaki(mu).” QS. Al Anfal:11

Disebutkan di dalam mukhtashar Ibnu Katsir milik ash Shabuni:2/90, Abu Thalhah berkata: saya adalah salah satu orang yang pernah mengantuk di perang Uhud. Berkali-kali pedang saya jatuh. Setiap pedang itu jatuh saya mengambilnya, demikian seterusnya. Dan saya melihat mereka berputar-putar di bawah naungan perisainya.

Al hafizh Abu Ya’la berkata dari Ali ra. dia berkata: pada perang Badar tidak ada yang menunggang kuda kecuali al Miqdad. Dan kami semua tertidur kecuali rasulullah saw. yang melaksanakan shalat di bawah pohon, dia menagngis sampai pagi.

Abdullah bin Mas’ud berkata:

?????????? ???? ?????????? ???????? ???? ????? ?????? ?????????? ???? ????????????.

“Mengantuk ketika perang adalah keamanan dari Allah swt. Dan mengantuk ketika shalat adalah dari syetan.”

Arsalan Mengantuk

  1. Maulawi Arsalan menceritakan kepadaku, bahwasannya dia mengantuk Ketika terjadi pertempuran di Syahiko selama 10 menit, padahal berbagai jenis bom menjurus kepadanya.
  2. Abdurrahman menceritakan kepadaku, di dalam peristiwa perang di Depki beberapa tenk dan kendaraan perang lainnya yang berjumlah 150-200 menyerbu kami. Akibat banyaknya bom meledak yang bising itu pendengaran para mujahidin sedikit terganggu selama dua atau tiga hari. Kemudian kami tertidur ketika terjadi pertempuran dan kami bangun dengan perasaan sangat nyaman. Kemudian salah seorang mujahid melempar sebuah tenk dan terbakar, dan sebagian percikan apinya menimpa kendaraan mobil yang mengangkut bahan peledak, maka mobil itupun ikut meledak. Pertempuran itu berakhir dengan hasil, dari 7 mobil yang ada 5 darinya menjadi barang rampasan perang.
  3. Abdullah –pengawal pribadai Hekmatyar– menceritakan kepadaku, dia berkata: saya tertidur beberapa kali ketika terjadi perang, maka saya menyimpulkan, ini adalah keamanan dari Allah swt. dan nikmat-Nya yang Dia anugerahkan.
  4. Abdurrasyid Abdul Qohhar menceritakan kepadaku di Baghman, dia berkata: saya menyaksikan tiga kali rasa kantuk yang menimpa para mujahidin ketika tentara Rusia melancarkan serangan. Mereka tertidur selama 2 hingga 3 menit. Setelah tersadar mereka bangkit dengan semangat baru dan dapat mengalahkan tentara Rusia.

ALLAH MELINDUNGI PARA MUJAHIDIN

Allah swt. berfirman,

????? ????? ???????? ??? ??????? ?????? ???????? ????? ???????? ??????????

“Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya.” QS. Ali Imran:145

????? ???? ??????????? ???????? ?????? ???????????????? ????? ??????? ??? ?????? ??????? ?????? ???????? ?????? ???????? ?????????????

“Berkata Ya’qub:”Bagaimana aku akan mempercayakannya (Bunyamin) kepadamu, kecuali seperti aku telah mempercayakan saudaranya (Yusuf) kepada kamu dahulu”. Maka Allah adalah sebaik-baik Penjaga dan Dia adalah Maha Penyayang diantara para Penyayang.” QS. Yusuf:64

  1. Akhtar Muhammad terlindas oleh tenk

Muhammad Munjil menceritakan kepadaku di Ghazni, dia berkata: saya melihat dengan mata kepalaku sebuah tenk berjalan di atas tubuh Akhtar Muhammad dan dia tidak mati. Ketika tentara Rusia tahu dia belum mati, mereka kembali melindasnya dan dia tidak mati juga. Kemudian mereka mengambilnya bersama dua orang mujahidin yang lain dan menembaknya dengan tiga senjata mesin dan dia belum mati juga, namun dua mujahid yang lain mati syahid. Ketiganya tersungkur dan setelah itu mereka menimbunnya dengan tanah. Setelah tentara komunis itu pergi Akhtar Muhammad bangun dan kembali bergabung bersama mujahidin. Dia bisa menikmati hidup dan berjihad kembali.

  1. Nashrullah tertembak oleh dua butir peluru dan kedua peluru itu jatuh ke dalam sakunya

Muhammad Munjil menceritakan kepadaku, Nashrullah –salah satu mujahid di Ghazni– menceritakan kepadaku: dia tertembak oleh dua butir peluru, namun tidak melukai tubuhnya malah peluru itu jatuh ke dalam sakunya. Kami memperlihatkan kepada mujahidin yang ada dan mereka membenarkannya.

  1. Hadhrat Syah Tertembak oleh peluru di bagian matanya dan dia tidak buta

Arsalan menceritakan kepadaku, dia berkata: Hadharat Syah tertembak oleh peluru doska di bagian matanya, namun dia tidak buta, hanya saja matanya memerah.

  1. 14 bom Napalm meledak

Muhammad Naim –komandan di wilayah Baghman menceritakan kepadaku, dia berkata: sebuah pesawat menjatuhkan 14 bom, semuanya meledak -13 di antaranya sangat dekat dengan dirinya– namun ledakan itu tidak menyebabkan seorangpun terluka.

  1. Tubuh Mujahidin tidak mempan oleh Peluru

Saya (Abdullah Azzam) melihat dengan kedua mataku baju gamis Khaja Muhammad terbakar (tercabik-cabik) oleh ledakan bom mortir. Ledakan itu meninggalkan lima lobang besar, namun ledakan itu tidak melukai tubuh mujahidin kecuali satu orang saja.

  1. Tiga orang mujahid di dalam kemah yang terbakar tidak terluka sama sekali

Ibrahim menceritakan kepadaku, dia adalah saudara laki-laki kandung Jalaluddin, pada tanggal 8 Maret 1983 M dua peluru roket jatuh membakar sebuah kemah di sembilan tempat. Kemah tersebut dihuni oleh tiga orang, namun tidak ada seorangpun yang terluka.

  1. Bajuku terbakar dan 20 orang lainnya juga terbakar, namun tidak ada seorangpun yang terluka.

Ibrahim menceritakan kepadaku, dia berkata: pada tanggal 20 Sya’ban 1402 H, di sebuah pertempuran Bajai, Khausat dan Baktia, beberapa bom jatuh kepada kami dan meladak. Maka kami terkejut celanaku terbakar, demikian juga saya melihat celana Ibrahim terbakar akibat ledakan bom tersebut, namun celana itu masih melekat dan tubuhpun tidak terluka. Mayoritas yang hadir pada saat itu, tali pinggang sebagian mereka terbakar dan putus, demikian pula baju mereka. Akan tetapi tidak ada seorangpun yang terluka.

  1. Mobil Ibrahim Melindas ranjau dan tidak meledak, padahal ketika ranjau itu dilindas oleh tenk seketika itu meledak

Ibrahim menceritakan kepadaku: kami bersama 30 mujahid di Zarmut. Musuh saat itu 300 tentara dengan tenk dan panser namun musuh dapat dikalahkan. Kami pun mendapat harta rampasan yang terdir atas dua senjata mesin, 300 granat dan bom, 30.000 butir peluru dan 6 buah klashenkov. Kami menaruh bahan-bahan peledak di sebuah mobil yang dikendarai oleh Muhammad Rasul dan saya berada di sampingnya. Lalu kami menelindas sebuah ranjau dan tidak meledak. Namun ketika sebuah tenk menelindasnya ranjau itu meledak.

  1. Saya melihat dengan kedua mataku sebuah bom dari senjata RPJ tertembak oleh sebutir peluru, padahal bom itu sedang dibawa oleh seorang mujahid, namun ledakan itu tidak melukainya.
  1. Fathullah menceritakan kepadaku, sebutir peluru membakar saku baju Zargon Syah, ketika itu pula sebuah kaca cermin pecah dan sebuah buku tulis terbakar, namun semuanya tidak melukai tubuhnya.
  1. Fathullah menceritakan kepadaku, ada sebuah pesawat menjatuhkan bom dan membakar sebuah perkemahan, namun api itu tidak membakar para mujahidin yang berada di dalam kemah itu.
  1. Sebuah bom meledak di antara dua orang laki-laki bernama ‘Aqlullah dan di sampingnya Abdurrahim, namun ledakan itu tidak melukai keduanya. Dan komandan Abdurrahman juga menceritakan kepadaku kisah ini.
  1. Beberapa ranjau meladak di bawah tenk yang ditunggangi oleh mujahidin, namun tidak melukai mereka kecuali hanya sorban mereka saja yang terbang.

Fathullah masuk ke sebuah tenk bersama Ibrahim untuk menaklukan benteng Bary, tiba-tiba ada ranjau meledak dari bawah tenk dan sorban mereka terbang, namun tubuh mereka tidak terluka sama sekali.

  1. Abdurrahim menceritakan kepadaku, dia berkata: saya melihat seorang perwira Sayyid Abdul ‘Ali keluar dengan baju terbakar akibat tembakan peluru, namun tubuhnya tidak terluka.
  2. Maulawi Yordal –komandan di wilayah Wardak– menceritakan kepadaku, ada 8 pesawat tempur menyerbuku ketika saya melintasi jalan di antara dua desa yang jaraknya kira-kira 10 Km, namun serangan pesawat-pesawat itu tidak melukai tubuhku dan saya melihat pilot pesawat itu serta saya tetap menenteng senjataku.

KARAMAH PARA SYUHADA’

1. Bau wangi para syuhada

Bau wangi darah para syuhada sangat dikenali oleh mujahidin dan mereka dapat mencium bau tersebut dari jarak yang jauh. Allah swt. berfirman,

???????? ???????? ???????? ????? ????????? ?????? ??????? ????? ??????? ?????? ??? ????????????

Tatkala kafilah itu telah keluar (dari negeri Mesir) berkata ayah mereka:”Sesungguhnya aku mencium bau Yusuf, sekiranya kamu tidak menuduhku lemah akal (tentu kamu membenarkan aku).” QS. Yusuf: 94

Ibnu Katsir berkata: ???????? ???????? yaitu keluar dari mesir dan Ya’qub ‘Alaihissalam berada di Pakistan.

  1. Arsalan menceritakan kepadaku: saya mengetahui bau wangi itu pada malam hari yang gelap gulita di tempat syahidnya Abdul Bashir.
  2. Bau wangi mayat Walijan dapat tercium dari jarak 2,5 Km. Ibrahim, saudara kandung Jalaluddin, bercerita kepadaku, dia berkata: saya pernah berkata kepada salah seorang di sampingku, ini adalah bau wangi orang mati syahid, karena darah syuhada memiliki bau wangi yang khas dan suci yang dapat kami kenali, dan saat itu kami belum tahu jika daerah adalah tempat syahidnya salah seorang mujahidin.
  3. Khoyyal dapat mengetahui suatu tempat salah seorang yang mati syahid dari bau wanginya. Saya pernah mencium bau yang sangat wangi. Maka saya berkata kepada temanku, Aqluddin, di tempat ini pasti ada seorang yang pernah mati syahid. Lalu saya bertanya kepada penduduk setempat dan mereka menjawab bahwa memang di tempat ini ada seorang yang mati syahid.
  4. Bau wangi dari minyak wangi mungkin hanya bertahan sampai satu pekan, namun bau wangi orang mati syahid masih terasa wangi hingga lebih dari tiga bulan. Nashrullah Manshur menceritakan kepadaku, dia berkata: Habibullah, yang mendapat sebutan Yaqut, dia menceritakan kepadaku, dia berkata: Saudaraku mati syahid, setelah tiga bulan, ibuku bermimpi bahwa dia berkata, seluruh lukaku sembuh, kecuali luka di kepala. Maka ibuku ingin membuktikannya. Diapun menggali kuburnya –yang berada dekat dengan kuburan yang lain–, setelah lubang kubur itu tampak, demikian pula kuburan yang ada di sampingnya, kami melihat ada seekor ular berada di atas mayat, lantas ibuku berkata: jangan kamu gali lagi. Saya berkata: Sesungguhnya saudaraku itu mati syahid, tidak mungkin kita mendapati ada ular. Setelah kami dapat menggalinya, tiba-tiba mayat itu mengeluarkan bau wangi hingga menusuk hidung dan hampir saja kami tidak sadarkan diri karena bau yang sangat wangi. Kami mendapatkan luka di bagian kepalanya mengeluarkan darah, lalu ibuku menyentuhnya dan karena itulah jarinya menjadi wangi dan selalu wangi hingga tiga bulan kemudian, sampai sekarang, jarinyapun masih bau wangi seperti minyk kasturi.
  5. Muhammad Syirin menceritakan kepadaku, dia berkata: ada 4 mujahidin bersama kami yang gugur sebagai syahid di suatu tempat yang disebut Botwardak. Setelah empat bulan, kami masih mencium bau wangi seperti minyak kasturi dari mayat mereka.
  6. Muhammad Syirin menceritakan kepadaku, saya melihat Abdul Ghayyats setelah tiga hari dari syahidnya, dia duduk bertinggung (mengangkat lututnya hingga menempel ke perut), kami mengira dia masih hidup. Sayapun mendekatinya dan menyentuhnya, lalu dia berbaring terlentang seperti semula.

2. Para syuhada tidak mau melepas senjata mereka

a. Mir Agha, yang mati syahid di Lokar, dia enggan melepas pistolnya

Zubair Mir Alam menceritakan kepadaku, dia berkata, dia mati syahid dengan menggenggam pistolnya. Beberapa mujahid datang dan berusaha mengambil pistol tersebut, namun dia enggan melepasnya. Ketika mayat Mir Agha di bawa ke rumahnya, sang ayah, Qadhi mir Sultan berkata kepadanya: Wahai anakku, pistol ini bukan milikmu lagi, namun ini adalah milik mujahidin. … lalu pistol itu dilepasnya.

b. Asy Syahid Sultan Muhammad enggan melepas senjata Klasincov di Lokar.

Zubair Mir Alam menceritakan kepadaku, dia berkata: pada Bulan Februari tahun 1983 seorang tentara Rusia berusaha berkali-kali melepas senjata klasincov, namun tidak berhasil. Kemudian mereka kesal dan mengambilnya dengan cara memotong tangannya.

c. Muhammad Syirin menceritakan kepadaku, dia berkata: bahwasannya Muhammad Ismail dan Ghulam Hadharat enggan melepas senjatanya setelah dia mati syahid.

3. Para Syuhada Tersenyum

a. Arsalan menceritakan kepadaku, dia berkata: Abdul Jalil adalah seorang mahasiswa yang shaleh, dia terkena lemparan geranat dari serbuan pesawat udara dan beliaupun syahid. Setelah jenazahnya dishalatkan –karena menurut madzhab hanafiyah, orang mati syahid harus dishalatkan–, ketika itu waktu ashar, mereka mengantarkan jenazah ke rumah orang tuanya dan tidak dikuburkan hingga pagi hari. Beberapa mujahidin yang menunggunya membuka kain yang menutup mukanya dan terlihat oleh mereka Abdul Jalil tersenyum. Mendengar hal itu mujahidin yang lainpun ingin melihatnya, mereka berkata: Abdul Jalil belum mati. Arsalan berkata: dia sudah syahid. Mereka berkata lagi: dia tidak boleh dikubur sampai kita yakin bahwa dia telah mati sejak kemarin sore dan kita harus mengulangi shalat jenazahnya. Arsalan berkata: dia itu sudah mati sejak kemarin sore, ini adalah salah satu karomah orang yang mati syahid.

b. Hamidullah tersenyum

Muhammad Umar, dia adalah komandan tinggi Baghman, dia menceritakan kepadaku, dia berkata: Hamidullah mati syahid bersama kami. Ketika mengkuburkan mayatnya kami mendengar dia tertawa. Saya pun tidak percaya, lalu saya keluar dari lubang kubur dan saya mengusap berkali-kali mataku, mungkin ini adalah mimpi, ternyata itu adalah kenyataan.

  1. Fathullah, dia adalah komandan besar di Haqqoni, dia menceritakan kepadaku, dia berkata: saya menyaksikan syahidnya Shahbat Khan setelah empat hari dikubur, dia tersenyum. Lalu saya bersama mujahidin yang lain penasaran dan menggali kuburnya. Khairullah berkata: sungguh saya melihat dia memandang ke arah kami.

4. Tubuh Para Syuhada Tidak Membusuk

a. Maulawi Abdul Karim menceritakan kepadaku, dia berkata: saya melihat sekitar 1200 orang mati syahid. Saya tidak melihat satupun dari tubuh mereka berubah, dan saya juga tidak melihat seorangpun dari tubuh mereka yang dimakan oleh gerombolan anjing pada saat mereka memakan tubuh mayat orang-orang komunis.

b. Fathullah menceritakan kepadaku, dia berkata: seorang mujahid menceritakan kepadaku, dia berkata: saya punya seorang teman, namanya Hakim, dia pernah berkata: kami pernah mengeluarkan jasad Tamir Khan yang syahid setelah empat bulan dimakamkan. Tubuhnya tidak berubah dan darahnya masih mengalir dengan semerbak bau wangi minyak kasturi.

c. Jalaluddin menceritakan kepadaku di Jadran – Baktia, dia berkata: saya tidak melihat seorang pun dari tubuh orang yang mati syahid itu menjadi makanan anjing. Saya pernah melihat jasad Jalab yang tergeletak selama 25 hari –dan di sekitar jasad beliau tergeletak banyak jasad orang-orang komunis–, gerombolan anjing itu memakan jasad orang-orang komunis, namun tidak menyentuh jasad Jalab yang mati syahid.

5. Anak kecil yang enggan melepas genggamannya memegang payudara ibunya yang mati syahid.

Yordal dan Muhammad Karim menceritakan kepadaku, mereka berkata: ada seorang ibu dan anaknya mati syahid (suaminya adalah Munjal), beberapa orang datang berusaha melapas anak kecil itu, namun ia tetap enggan melepasnya. Menurut madzhab hanafiyah, tidak boleh mengkubur dua mayat dalam satu liang kubur, kecuali sangat terpaksa. Maka merekapun memutuskan mengkuburkan dua mayat itu di dalam satu liang kubur.

DOA MUJAHIDIN DAN PERTOLONGAN ALLAH

  1. Amunisi mujahidin habis, maka Allah swt. memberi kemenangan kepada mereka.

Yordal menceritakan kepadaku di daerah Jagtowardak, dia berkata, kami bertempur melawan tentara komunis selama tujuh hari hingga persediaan peluru kami habis pada hari ketujuh. Pada malam itu pertempuran terjadi dan tentara komunis mendapat serangan dari tiga penjuru –kami tidak tahu dari mana letupan api itu berasal–tentara kafir pun terheran-heran menyaksikan jenis senjata yang ditembakkan ke arah mereka. Sebab mereka juga tidak melihat janis peluru itu sebelumnya. 500 orang kafir tewas, 23 di antara mereka adalah perwira tinggi. Selain mereka ada yang lari dan sebagian lagi lari dengan menawan beberapa orang muslim. Ketika mereka bertanya kepada tawanannya, dari mana kalian mendapatkan peluru itu, kami belum pernah melihat jenis peluru itu sebelumnya.

  1. Saidurrahman menceritakan kepadaku di Baghman, dia berkata: kami pernah kehabisan air di gunung Waijal sehingga kami kelelahan dan tidak mampu melanjutkan perjalanan. Maka kami bertanya kepada komandan semoga dapat mendaptkan air. Mereka pun menjawab, di gunung ini tidak ada air. Kemudian kami berdoa kepada Allah swt., tiba-tiba tidak jauh dari tempat kami beristirahat air memancarkan dari salah satu bebatuan besar. Lalu kami yang berjumlah 45 mujahid menikmati air tersebut.
  2. Khayyal Muhammad, menantu Jalaluddin Haqqoni, menceritakan kepadaku, dia berkata: jumlah kami seluruhnya ada 60 orang yang terbagi di dua tempat yang berbeda. Satu tempat berjumlah 20 mujahid dan di tempat lain berjumlah 40 mujahid. Kemudian datang musuh yang berjumlah kira-kira 1300 tentara dengan 80 kendaraan tempur. Saya berdiri dan berdoa kepada Allah swt. mengucapkan:

????? ???????? ???? ???????? ????????? ????? ?????

“Dan tidaklah kamu itu yang melempar pada saat kamu melemparnya, akan tetapi Allah-lah yang melemparnya.”

Setelah itu saya mengambil sebilah tongkat dan saya mengucapkan “Muka-muka yang jelek” kemudian melemparkan tongkat tersebut ke arah tenk-tenk musuh dan tenk itu terbakar. Peristiwa ini terjadi setelah shalat zhuhur. Tenk pertama yang datang jatuh dari jembatan setelah dilempar dengan senapan mesin kosong oleh mujahidin. Kemudian yang lain melemparnya dengan granat kecil yang jatuh di samping tenk. Melihat hal itu, orang-orang kafir yang mengendarai tenk itu mengira bahwa ada granat di bawah kendarannya sehingga merekapun mengarahkan kendaraan ke tepi jalan, namun sayang, mereka terjebak oleh tanah yang gembur sehingga kendarannya terperangkap dan tenk-tenk yang lainpun menutup jalan. Tentara kafir akhirnya turun dari kendaraan dan menyerah.

Harta ghanimah yang diperoleh adalah : 7 senjata mesin, 21 senjata RPJ, 1600 klasincov, 7 senjata mesin 82mm, 26.000 peluru, 25 mobil panser dan sisanya kami bakar beserta beberapa senjata mesin lainnya.

  1. Abdurrahman menceritakan kepada kami, dia adalah komandan mujahidin di Batur, dia berkata, ada 800-1200 musuh beserta 58 tenk dan mobil. Saat itu kami berjumlah 30 orang laki-laki. Pertempuran terjadi selama tiga hari. Pada hari ke-3, kami hanya memiliki 5 peluru… ketika datang waktu shalat zhuhur kami berkata: kita tidak bisa lagi menahan serang musuh. Setelah kami melakukan shalat zhuhur, kami berdoa. Akhirnya kami bertahan di benteng dan menembak mobil-mobil musuh –dengan izin Allah swt.– mobil itu terbakar. Tentara musuh akhirnya lari dan sebagian mereka menyerah. Harta ghanimah yang diperoleh adalah: 5 kendaraan tenk, senjata mesin, 30 mobil, 16 roket dengan jarak tempuh 9 Km dan senjata klashenkov yang jumlahnya tidak terhitung.

KARAMAH-KARAMAH MUJAHIDN YANG LAIN

Air keluar di wilayah Jardak

Sekelompok dari orang-orang afghanistan ada yang tinggal di daerah Jardak, Pakistan. Tiba-tiba air keluar di daerah tersebut sehingga daerah itu menjadi daerah hijau (subur). Kamudian orang-orang Pakistan merampasnya dan mengusir orang-orang Afghan itu, maka setelah mereka diusir daerah tersebut berubah menjadi kering kembali.

Awan tipis menutup gunung yang menjadi markas mujahidin

Jalaluddin Haqqoni menceritakan kepadaku, dia berkata: di masa pemerintahan Taraqi, kami tidak bisa menyalakan api di gunung yang menjadi markas kami, karena apabila mata-mata musuh melihat kumpalan asap mereka akan melaporkan kepada pihak pemerintah. Maka Allah swt. mengirimkan awan di atas gunung selama satu tahun sehingga asap api pun tidak terlihat karena diselimuti oleh awan.

Semua anggota keluarga mujahidin yang bergabung jihad tidak berada di Afghanistan

Jalaluddin Haqqoni menceritakan kepadaku, dia berkata: pada masa pemerintahan Taraki, apabila mereka mendapatkan ada seorang mujahid yang mati syahid, maka mereka akan membunuh seluruh anggota keluarganya. Dan dari seluruh anggota mujahidin yang bergabung di dalam jihad, seluruh anggota keluarga mereka telah hijrah dari bumi Afghanistan. Ini adalah anugerah dari Allah swt.

Burung Bersama Mujahidin

Cerita tentang burung ini diriwayatkan secara mutawatir. Burung-burung itu datang terlebih dahulu sebelum pesawat-pesawat tempur musuh, sehingga mujahidin akan mengetahui jika pesawat-pesawat tempur tersebut akan datang. Dan ketika pesawat itu datang, burung-burung itu terbang di bawah pesawat tempur dengan kecepatan yang sama. Padahal kita tahu bahwa kecepatan pesawat tempur adalah dua atau tiga kali lebih cepat dari kecepatan suara. Para mujahid memiliki firasat yang sama bahwa apabila burung-burung itu ikut serta, maka itu artinya kerugian yang akan menimpa lebih sedikit.

Dan seorang mujahid bernama Muhammad Karim menceritakan kepadaku bahwa dia melihat banyak sekali burung. Dia berkata: saya melihatnya lebih dari 20 kali,… Jalaluddin Haqqoni berkata: saya melihat kejadian seperti itu berkali-kali…. Arsalan berkata; saya melihat peristiwa itu berkali-kali.

Selain mereka adalah Muhammad Syirin, Maulawi Abdul Hamin, Alam Jalla Fadhlu Muhammad, Ja’an Muhammad, Khiyar Muhammad, Wazir Bad Syah, Sayyid Ahmad Syah dan Ali Jaan.

Awan Tipis Melindungi Mujahidin

Muhammad Yasir menceritakan kepadku, dia berkata: saya pernah berada dekat dengan medan pertempuran, di mana pesawat-pesawat Rusia menyerbu mujahidin di wilayah terbuka. Kami berdoa kepada Allah swt., setelah itu tiba-tiba muncul debu hitam memenuhi bumi pertempuran, akhirnya mujahidin selamat.

Abdul Karim Abdurrahim menceritakan kepadaku, dia berkata: suatu ketika ada dua buah tenk mendekat dan mengarahkan moncong meriamnya ke arah kami. Mereka ingin menangkap kami hidup-hidup, maka kami berdoa kepada Allah swt. tiba-tiba debu hitam beterbangan memenuhi wilayah sekitar dan dengan karunia Allah swt. kami dapat selamat.

Beberapa Tenk Hancur Tanpa Ada Perlawanan

Al Qadhi (Abu ath Thahir al Badgesi) pernah bersumpah kepadaku, dia berkata: kami berjumlah 300 mujahid dan kami hanya memiliki kira-kira 15 granat saja. Kami mendapat serangan dari kekuatan 40 tenk dan 15 mobilpanser. Orang-orang komunis itu kalah setelah semua kendaraan tiba-tiba hancur dan hanya tersisa dua kendaraan yang mengangkut pasukan.

Ketika orang-orang komunis, yang tertawan, ditanya sebab mereka hancur, mereka menjawab, lawan kami menggunakan senjata berat, al Haqqi bersumpah, saya melihat peristiwa musuh itu hancur, padahal kami tidak membawa satu pun senjata dan peluru sama sekali.

One response to “Buku Ajaib Buat Mujahid Yang Merindukan Syahid[bag 2]”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tulisan Terkait

Tulisan Rekomendasi

Tulisan Terbaru

Tulisan Terpopuler

No Content Available